Apa itu Broker Forex dan Fungsinya dalam Trading

Siapa pun yang berminat untuk trading forex pasti dihadapkan pada banyak sekali penawaran broker forex. Konon katanya, kita harus bergabung dengan broker dulu sebelum mulai trading forex. Tapi apa itu broker forex sebenarnya? Apa pula fungsinya bagi trader? Artikel ini akan mengupas tuntas topik broker yang wajib diketahui semua trader.

Apa itu Broker Forex?

Broker forex adalah perusahaan yang menyediakan akses platform trading forex online agar trader dapat menjual dan membeli mata uang asing. Broker forex juga dapat menyediakan akses untuk perdagangan futures dan CFD (Contract for Difference) pada berbagai jenis aset keuangan seperti indeks saham, emas dan komoditas lain, serta mata uang kripto.

apa itu Broker Forex dan Fungsinya

Kebanyakan broker forex melayani trader pada tingkat ritel, yakni orang-orang yang berkecimpung dalam pasar forex dengan modal di bawah 1 juta dolar AS. Broker forex juga bisa melayani trader pada tingkat institusional atau yang bermodal sangat besar, tetapi umumnya layanan broker kelas atas ini disediakan oleh bank investasi global seperti JP Morgan, Morgan Stanley, dll.

Perusahaan broker forex memungkinkan trader untuk memperdagangkan valas dengan transaksi secara berpasang-pasangan, seperti EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, dan lain-lain. Broker akan mengatur agar kurs terkini di pasar dapat tampil pada platform trading online yang dimiliki trader mereka. Kemudian broker akan mengirim order beli/jual yang dibuat oleh trader ke pihak lain yang akan menanggapinya (broker tipe STP/ECN), atau langsung merespons order trader (broker tipe Market Maker).

Apa saja Fungsi Broker Forex?

Dari uraian di atas, kita dapat menyimpulkan beberapa peran utama broker forex berikut ini:

  1. Menyediakan platform trading online dalam bentuk portal web, software, maupun aplikasi seluler yang dapat diakses trader dengan mudah kapan saja dan di mana saja.
  2. Menyalurkan feed harga ke platform trading online agar dapat dipergunakan oleh trader.
  3. Membantu eksekusi order trader pada harga yang sesuai.

Ketiga hal itu merupakan fungsi terpenting broker. Tapi broker forex yang kompeten juga perlu menyediakan beragam fasilitas lain demi meningkatkan kenyamanan trader.

Beberapa fungsi tambahan broker forex antara lain:

  1. Menyediakan layanan pelanggan yang komunikatif agar dapat menyelesaikan kendala trader dengan cepat.
  2. Menyediakan fasilitas leverage agar trader dapat bertransaksi valas dalam volume besar dengan modal kecil. Leverage merupakan “pengungkit” yang dapat memperbesar daya beli modal trader. Umpama broker menyediakan leverage 1:100, maka trader bermodal 500 dolar AS akan memiliki daya beli sebesar 50.000 dolar AS. Daya beli yang lebih besar ini memungkinkan trader untuk mengambil lebih banyak peluang trading. Ini solusi tepat bagi trader ritel. Tapi profit maupun loss juga akan disesuaikan secara proporsional dengan leverage yang digunakan.
  3. Menyediakan akun demo dan edukasi forex gratis agar pemula dapat mempelajari seluk-beluk trading dulu sebelum terjun ke dalamnya.

Semua ini merupakan fungsi-fungsi yang harus dipenuhi oleh broker. Tak tertutup pula kemungkinan broker menambahkan fasilitas ekstra seperti sinyal trading gratis atau bonus promo tertentu. Semakin banyak fungsi yang dapat dihadirkan oleh broker bagi trader, makin unggul pula daya saingnya dibanding broker lain.

Apa Keuntungan bagi Broker Forex?

Seribu satu fasilitas yang disediakan oleh broker forex itu sudah pasti tidak gratis. Perusahaan broker membutuhkan pendapatan untuk menutup biaya operasional sekaligus meningkatkan keuntungan mereka sendiri. Dari mana broker forex memperoleh pendapatan itu?

Sumber pemasukan broker forex berasal dari spread, komisi, dan fee lain-lain. Berikut ini pembahasan singkatnya:

  1. Spread: Spread adalah selisih antara kurs jual (ask) dan kurs beli (bid). Jika kamu mengenal bisnis money changer, mereka juga memperoleh keuntungan dari spread seperti ini. Contohnya jika EUR/USD memiliki bid 1.30010 dan ask 1.30023, maka spread-nya sebesar 1.3 pip. Pip merupakan pecahan perubahan harga terkecil dalam forex.
  2. Komisi: Komisi adalah biaya yang harus dibayarkan per volume perdagangan trader. Broker forex umumnya menetapkan bea komisi per lot standar (100.000 USD) dengan basis hitungan per sisi (side) atau per putaran (round). Umpama broker menetapkan komisi 30 dolar AS per lot per putaran, maka trader yang memperdagangkan 2 lot EUR/USD akan perlu membayar sebanyak 60 dolar AS setelah close posisi. Umpama broker menetapkan komisi 10 dolar AS per lot per sisi, maka trader yang memperdagangkan 2 lot EUR/USD akan perlu membayar 20 dolar AS setelah open posisi, lalu 20 dolar AS lagi setelah close posisi.
  3. Biaya lain-lain yang harus dibayar trader: Broker forex juga dapat mengenakan potongan fee untuk penarikan dana (withdrawal), penyediaan sinyal trading, penyediaan VPS (Virtual Private Server), atau lainnya. Tapi biaya-biaya ini bersifat variatif dan tidak wajib.

Jika dilihat sepintas, seolah-olah biaya trading forex itu mahal. Tapi realitanya tidak demikian. Persaingan antar broker forex sangat ketat di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, para broker sering bersaing untuk menawarkan biaya trading terendah bagi trader. Kita akan sering menyaksikan iklan broker dengan spread nol, komisi nol, penarikan dana instan, VPS gratis, dan lain sebagainya. Hal ini membuat biaya trading forex semakin rendah.

Ada beberapa broker berjuluk “bandar” yang mengais pemasukan tidak sah dengan melakukan manipulasi pada platform trading online. Mereka bertindak sebagai penjual/pembeli yang menanggapi order trader, kemudian sengaja membuat trader kalah agar mereka mendapatkan keuntungan. Tapi praktek bisnis seperti ini sebenarnya ilegal.

Broker forex tipe Market Maker juga bertindak sebagai penjual/pembeli yang menanggapi order trader. Namun, mereka tidak boleh sengaja memanipulasi. Semua broker berkewajiban untuk mengeksekusi order sesuai perintah trader dan harga pasar. Berbagai negara di dunia memiliki peraturan masing-masing untuk mengawasi para broker forex agar tidak menyelewengkan kepercayaan trader.

Di Indonesia, pengawasan terhadap para broker forex dilakukan oleh Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) yang berada di bawah Departemen Perdagangan RI. Trader Indonesia sebaiknya bergabung dengan broker forex terbaik yang teregulasi Bappebti atau lembaga regulator forex dunia lain demi mendapatkan jaminan keamanan dana dan kredibilitas yang layak. Trader juga bisa mencari testimoni atau review dari trader lain agar tidak salah pilih broker.

Leave a Comment

Copyright © 2021. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.