Apa Itu Investasi, Ini Jenis dan Tujuannya

Apa itu Investasi? Istilah ini sedang ramai diperbincangkan dan bahkan sudah tidak asing didengar. Investasi adalah sebuah kegiatan menanam modal atau dana, dengan harapan untuk meraih keuntungan, itulah penjelasan singkat bagi kamu yang masih bertanya apa itu investasi?

Keuntungan dalam investasi biasa juga disebut (return) ini sifatnya untuk masa yang akan datang. Lalu saham dan obligasi, apa itu investasi juga? Benar sekali, namun jangan mengira bahwa investasi hanya saham dan obligasi saja.

Sebelum lebih jauh tentang jenis investasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga memiliki pendapatnya sendiri tentang apa itu investasi? Menurut OJK investasi itu adalah penanaman modal, biasanya dalam jangka panjang untuk pengadaan aktiva lengkap atau pembelian saham-saham dan surat berharga lain untuk memperoleh keuntungan.

Jadi sudah paham apa itu investasi? Kini kembali ke jenis-jenis investasi. Tahukah kamu investasi yang menguntungkan itu apa saja jenisnya. Inilah beberapa jenis investasi terkini.

apa itu investasi

Jenis-jenis Investasi

Masih banyak jenis investasi lainnya, misal pembelian tanah hingga menjalankan bisnis.

Investasi sendiri bisa dilakukan oleh individu maupun kelompok atau badan usaha seperti perusahaan. Selain dari jenisnya, investasi juga terbagi atas dua hal, jangka pendek maupun jangka panjang. Pengkategorian ini lantaran investasi bisa dinikmati keuntungannya baik untuk masa depan maupun masa kini. Tentunya, kedua hal itu punya plus minusnya sendiri. Berikut penjelasannya

Investasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi yang keuntungannya didapat kurang 3 tahun. Biasanya juga keuntungan tersebut bisa langsung dikonversikan jadi uang ataupun dijual. Investasi jenis juga memiliki keuntungan yang kecil, sehingga cocok untuk kamu yang punya keinginan atau kebutuhan dalam waktu dekat. Contoh investasi jangka pendek adalah obligasi jangka pendek,  pasar saham, dan sertifikat deposito.

Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang, biasanya membutuhkan waktu 5-10 tahun bahkan lebih untuk mendapat keuntungan. Dan kesabaran kamu bermain investasi jangka panjang ini pun berbuah manis, lantaran keuntungan yang didapat jauh lebih besar ketimbang investasi jangka pendek. Investasi ini cocok untuk kamu yang menyiapkan masa depan seperti pernikahan, biaya pendidikan, dana pensiun, dan lain sebagainya. Contoh dari investasi jangka panjang adalah investasi saham dan investasi emas.

Itulah masing-masing jenis investasi dari produk yang ditawarkan dan waktu yang diperlukan. Investasi itu baik untuk kesehatan finansialmu, meskipun punya pendapatan tetap yang cukup untuk hidup sehari-hari, namun kita juga harus mempersiapkan masa depan. Investasi juga memiliki manfaat yang baik untuk kehidupanmu., berikut di antaranya

Manfaat Investasi

1. Kebebasan finansial

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa merdeka secara finansial adalah mimpi semua orang. Merdeka secara finansial itu bikin nyaman, dimana kamu bisa mendapatkan passive income serta dapat memenuhi kebutuhan hidup dalam jangka panjang. Untuk itulah kamu perlu menginvestasikan hartamu. Sehingga kebebasan finansial bisa didapatkan ketika kebutuhan hidupnya bisa terpenuhi meskipun seseorang memutuskan untuk tak lagi bekerja. Uang tetap masuk ke rekening pribadi hasil dari investasi, dan kamu tengah menikmati hari tua dengan santai.

2. Melindungi aset

Investasi juga bisa melindungi kamu dari inflasi. Inflasi biasanya terjadi terus menerus setiap tahun, sehingga bisa membuat nilai aset berkurang. Lewat Investasi aset dan harta yang kita miliki bisa berkembang dan menghasilkan nilai tambah sehingga bisa mengimbangi gerusan inflasi. Terlebih jika kamu investasi emas, dimana emas tidak tergerus inflasi sama sekali.

3. Meningkatkan kekayaan

Selain melindungi harta, investasi juga bisa meningkatkan jumlah aset atau kekayaan yang dimiliki. Keuntungan yang diperoleh membuat aset kita bertambah dan bertumbuh.

4. Kebutuhan darurat

Investasi juga berguna sebagai dana darurat kamu. Hal ini lantaran dana dari investasi bertujuan untuk digunakan untuk keperluan masa depan. Belum lagi kedepannya sering ada keperluan mendadak yang membutuhkan dana di luar rencana. Tak bisa ditutup pakai pendapatan tetap dari gaji, maka investasi bisa jadi back up mu.

Tujuan Investasi

Jika sebelumnya adalah manfaat investasi, berikut juga dijelaskan tujuan investasi yang membuatmu makin yakin untuk mulai berinvestasi. Berikut tujuan investasi:

1. Penghasilan Tetap

Investasi sangat berguna untuk mempunyai penghasilan tetap lainnya di luar gaji. Hal ini biasanya diterapkan oleh mereka yang menanam modal pada sebuah perusahaan. Sebagai gambarannya, misal kamu berinvestasi pada sebuah perusahan restoran atau frozen food. Nanti dari hasil penjualan, kamu akan dibagi sesuai persentase pembagian keuntungan tiap bulannya. Besarannya biasanya ditentukan sesuai pembagian hasil antara pemilik usaha dan investor.

2. Mengembangkan Usaha

Tujuan lainnya adalah untuk mengembangkan usaha yang kamu jalani. Ini lebih kepada harapan bagi mereka yang mendapat suntikan dana investasi. Dengan tambahan dana ini kamu bisa mengembangkan usaha. Begitupun dengan investor, laba dari investasinya bisa jadi modal untuk bisnismu.

3. Jaminan dalam bisnis

Jika kamu menanam modal pada supplier bahan baku usaha yang sedang Anda jalani maka kemungkinan besar perusahaan tidak akan mengalami kekurangan pasokan bahan baku. Selain itu harga produk Anda akan dapat bersaing di pasaran karena mendapatkan bahan baku yang lebih murah dengan kualitas yang baik.

Cara Berinvestasi

Setelah mengetahui apa itu investasi, kini akan diberikan insight tentang cara berinvestasi yang baik dan benar. Dalam investasi ada banyak istilah baru yang mungkin kamu kurang pahami. Namun jika kamu baru memulai berinvestasi, sebaiknya fokus saja memahami beberapa hal berikut ini. Beberapa poin-poin dasar yang harus kamu pahami dan jalani saat baru memulai berinvestasi

  • Tujuannya harus jelas, agar kamu tidak sulit menentukan langkah yang harus diambil selanjutnya. Tujuan akan mempengaruhi investasi seperti apa yang sebaiknya kamu ambil. Mulai dari jangka waktu, produk yang dijual sampai untuk apa keuntungan investasi mu nanti di masa depan.
  • Siapkan modal yang sesuai dengan rencanamu. Jadi kamu harus memperhatikan secara benar, berapa dana atau aset yang kamu miliki dalam investasi. Hitung ulang modal saat baru memulai hingga akhir investasi nanti. Semakin besar modal atau investasi yang kamu lakukan, maka keuntungan juga akan lebih besar. So, modal juga mempengaruhi jenis investasi.
  • Pahami juga risiko investasi yang kamu pilih. Investasi mempunyai risiko yang besar, ya terlepas dari perihal untung-rugi. Risiko di sini juga termasuk risiko finansial pribadimu. Karena jika kamu mulai berinvestasi maka ada uang pribadimu yang akan rutin disetorkan untuk investasi. Lebih baik agar tidak terlalu beresiko, bebaskan diri dulu utang, kemudian hitung ulang pula pendapatan dan kebutuhannya. Itu untuk yang pribadi, bayangkan dalam investasi juga ada risikonya.

Nah untuk risiko dalam investasi sebutannya adalah imbal balik (return) dan risiko (risk) akan selalu beriringan. Dalam investasi ada ada jenis risiko yang memiliki kerugian tinggi namun justru mampu menghasilkan timbal balik yang besar, dan sebaliknya. Untuk itu, pahami lebih jauh tentang risiko investasi sebelum memulai berinvestasi.

Risiko Investasi

Tidak sah jika tidak juga dijelaskan tentang risiko dalam investasi. Ada banyak risiko yang bisa terjadi dalam berinvestasi, berikut adalah macam-macamnya.

  • Business Risk
  • Liquidity Risk
  • Financial Risk
  • Country Risk
  • Exchange Risk

Laju Investasi

Selain bahas yang buruk yaitu risiko, investasi juga punya hal baik. Salah satunya adalah laju investasi yang positif membuat keuntungan berlipat. Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi Terjadinya perubahan tingkat atau nilai tukar

  • Tingkat suku bunga
  • Infrastruktur
  • Tingkat inflasi

Itulah beberapa hal yang perlu kamu tahu tentang investasi. Jadi kini pertanyaan bukan lagi apa itu investasi? tapi kapan mau berinvestasi?

Leave a Comment

Copyright © 2021. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.