AUD Masih Tertekan, Dampak Pengakuan Powell

AUD/USD masih tertekan di dekat paling rendah mingguan, mengalami penurunan untuk hari ke-3 beruntun.

Imbal hasil obligasi naik bahkan juga saat Powell coba meremehkan mengalami penurunannya obligasi.

Ketua Fed memperjelas kembali suport kuat untuk status quo bank sentra pada peraturan moneter.

Italia memblok suplai vaksin Aussie dari AstraZeneca, aktor pasar konsentrasi ke launching data NFP ini hari.

AUD/USD tidak berhasil untuk menjaga pemantulan dari 0,7708, belakangan ini mengalami penurunan ke 0,7720, sementara kelihatan ke bawah mingguan sepanjang sesion awalnya Asia di hari Jumat.

Dengan begitu, Aussie sudah mengalami penurunan untuk hari ke-3 beruntun karena imbal hasil Treasury AS masih kuat di seputar pucuk tahunan baru, diikuti sesudah pidato terkini Ketua Fed Jerome Powell.

AUD/USD mengalami penurunan ke posisi paling rendah dari sejak Senin pagi sesudah Powell meremehkan reli belakangan ini dalam imbal hasil Treasury tapi tidak dapat memberikan keyakinan pasar.

Ketua Fed menjelaskan jika mereka akan cemas mengenai keadaan pasar yang tidak teratur sekalian mengulang arah inflasi di atas 2.0% dan ketenagakerjaan yang berkepanjangan untuk memacu pengubahan dalam peraturan moneter.

Sesudah pidatonya, imbal hasil Treasury AS 10-tahun kuat di atas 1,50% sementara memberi penekanan mengalami penurunan pada benchmark Wall Street yang memasuki sesi penutupan Kamis di bawah masing-masing 1,0%.

Situasi memberikan dukungan index dollar AS DXY yang naik ke posisi paling tinggi dari sejak 01 Desember 2020.

Bukan hanya situasi hati yang beresiko, tapi penyumbatan vaksin AstraZeneca di Italia untuk Australia memberatkan AUD/USD.

Milan menyebutkan Aussie tidak rawan di bawah kendalian Uni Eropa yang baru untuk hentikan suport belakangan ini, oleh PM Australia Scott Morrison, kehadiran vaksin ke Canberra.

Perlu disebut jika cetakan percaya diri dari Neraca Perdagangan Australia dan Index Performa Service AiG tidak bisa menyanggah menyongsong ekonomi AS karena pasar lebih cemas mengenai laporan ketenagakerjaan AS bulan Februari, yang akan diterbitkan ini hari.

Karena Powell dari Fed mengikut pembikin peraturan ECB untuk memperkecil kecemasan akan pengurangan obligasi dan stimulan AS dekati bagiannya, resiko refleksi peluang akan membuat AUD/USD tertekan sepanjang interval perdagangan saat sebelum NFP.

Leave a Comment

Copyright © 2021. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.