AUD/USD Berada Di Bawah Posisi 0,7300

Pasangan AUD/USD berjuang untuk menjaga pemulihan dari posisi 0,7258 tapi masih belum bisa bergerak di atas 0,7300 memasuki awal perdagangan pekan ini.

Dari beberapa laporan dari AS inflasi positif, Brexit, kemelut AS dengan China menjadi hambatan peningkatan selanjutnya.

Vaksin Oxford, AstraZeneca, kembali diberhentikan untuk bahan uji coba. Namun pihak China mengambil langkah cepat sangsi AS.

Desakan bearish masih membayang-bayangi, paling dekat dengan support yang mencapai 0.72500 bila sukses ditembus, namun peluang potensi turun yang akan menempati angka 0.72000.

Pasangan AUD/USD mengawali perdagangan pekan ini sebesar 0,7280 memasuki session Asia pada hari Senin.

Kedua pasangan ini berusaha untuk arah yang lebih pasti seperti pekan kemarin, sebab peningkatan dollar AS serta fkator efek yang membuat pengurangan masih dalam bayang bayang.

Perekonomian Berjuang Menuju Zona Hijau

Untuk pekan iniĀ  RBA dan jumlah ketenagakerjaan Aussie kemungkinan akan mengajukan acuan terbaru.

Dari sejarah RBA, Data pekerjaan Australia, FOMC dengan Produksi Industri China dalam pekan diprediksikan masih relatif repot.

Investor akan tertuju pada kemelut di antara AS dengan China, Inggris dengan Uni Eropa diprediksikan akan meredam.

Kabar vaksin COVID-19 yang belakangan ini positif mungkin saja akan masuk secara perlahan-laha dan akan menjadi kunci untuk perubahan laju pasar.

Sangsi China terhadap akitifitas diplomat AS dan Hong Kong masuk menggunakan induk TikTok, ByteDance, menahan diri tidak untuk mentransfer algoritme dibalik aplikasi share video untuk jaga pemerintahan Trump berbeda dengan Beijing.

Diplomat dari Inggris akan lakukan perjalanan ke Brussel dalam pekan ini untuk mengawali lagi pembahasan Brexit yang harus tertunda minggu kemarin.

Walau tidak ada keinginan besar untuk jalan keluar sebab pertanyaan kunci belum juga terjawab. RUU Pasar Internal pemerintah Tory membuat efek abru terhadap beberapa petinggi.

Dalam tempat lain, AstraZeneca memulai kembali eksperimen ke-3 kemungkinan tawarkan beberapa kabar positif ditengah-tengah kenaikan jumlah virus.

Dialog rangsangan antara Republik AS dengan penggagas kebijakan Demokrat akan jadi kunci sesudah veto minggu kemarin atas support Donald Trump mencapai $ 500 miliar.

Perjalanan RBA dan jumlah ketenagakerjaan Australia condong tidak menarik konsumen, terkecuali pasar mengagetkan. Walau sebenarnya, China mempunyai kemampuan bersaing meskipun data epidemi yang muram belakangan ini.

FOMC AS kemungkinan akan memilih tidak untuk begitu optimistis, walau data sudah menunjukkan pemuliah dalam sesi perdagangan waktu dekat ini.

Leave a Comment

Copyright © 2020. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.