Aussie Tertekan di Bawah Angka 0,7200

Pasangan AUD/USD dalam perdagangan hari ini terkoreksi dari posisi teredndah harian di angka 0,7153 dan bergerak di angka 0.7160 – 0.7170-an.

Membaiknya sentimen pasar belum memberikan angin segar hal ini dikaenakan dollar AS masih tetap menunjukkan kekuatannya.

Pernyataan dari Wakil Gubernur RBA menyebabkan permintaan interferensi bank central meskipun hanya untuk menentukan pilihan yang akan digunakan.

Dari data PMI Aussie, Pemasaran Ritel Awal dalam bulan September menjadi pusat perhatian dalam perdagangan hari ini.

Pasangan AUD/USD mengalami penurunan ke posisi 0,7170 memasuki sesi awal  Asia hari ini. Dengan begitu, pasangan Aussie mengawali perdagnagan dengan mendekati level paling rendah dari sejak 03 Agustus.

Sedangkan hasil dari perdagangan kemarin beberapa pedagang masih menanti laporan PMI dalam hitungan bulanan dengan jumlah Pemasaran Ritel. Menurunnya pasangan ini secara luas bisa dihubungkan dengan peningkatan dollar AS.

Sesi perdagangan hari Selasa, Guy Debelle  Deputi Gubernur RBA mencatatkan pembelian obligasi dengan interferensi valas hanya dengan pilihan yang ada. Penyempurnaan itu perpanjang kerugian 2 hari sebelumnya dari mata uang dollar Australia.

Pergerakan mata uang tersebut sebelumnya terpengaruhi sentimen pasar yang belum mampu menujukkan laju positif sebab pengakuan yang disediakan pada kesaksian Jerome Powell masuk bersama beberapa gubernur bank central yang dovish.

Kemelut AS Dengan China Kembali Memanas

Yang mendesak harga ialah kecemasan akan eskalasi gejolak AS dengan China pada saat Amerika mendapatkan suport dari Prancis, Jerman, serta Inggris untuk menampik klaim Beijing terkait Laut China Selatan dalam PBB.

Tetapi, perlu dicatat jika situasi pasar saat ini sudah pulih bersamaan dengan data perumahan AS serta laporan The Fed Richmond yang optimistis.

Dollar AS masih menggenggam supremasi pasar dengan memvisualisasikan hal sama, DXY mendapatkan kemenangan secara berturut-turut dalam 3 hari dengan berada di posisi tertinggi  memasuki akhir Juli pada akhir perdagangan Amerika Serikat pada hari Selasa.

Bank central serta gerakan greenback, kekhawatiran masih mendekati data penting hari ini memberatkan sentimen serta memberi tekanan di bawah pasangan AUD/USD.

Setelah itu, data awal PMI pada bulan September CBA akan menyusul perkiraan awal Pemasaran Ritel dalam bulan ini.

Sedangkan angka aktifitas cenderung di bawah 50 untuk memperlihatkan kontraksi selanjutnya, pemulihan situasi  COVID-19 yang ada di Victoria kemungkinan sedikit membantu Pemasaran Ritel bergerak naik tipis dari 3,2%.

Leave a Comment

Copyright © 2020. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.