Desakan Pada GBPUSD Mash Berlanjut

Poundsterling buka awalnya tahun dengan gagah dan menggerakkan keatas. Tetapi menurut pengamatan kami sekarang ini malah Pound yang mulai perlahan-lahan tertekan. Poundsterling konstan pada mata uang AS dan Eropa, tapi ada di bawah desakan.

Riset menjelaskan jika perlakuan kuncian baru yang difungsikan oleh pemerintahan Inggris dalam apa yang dilihat selaku usaha lain untuk memperoleh kendalian atas wabah virus corona memberatkan mata uang.

Ekonom berasa jika beberapa langkah ini peluang akan mengalami penurunankan output ekonomi sekitar 10% selama lockdown.

Perubahan terkini virus COVID-19 mempunyai posisi penyebaran yang semakin tinggi, dan Perdana Menteri Boris Johnson belum memutuskan tanggal untuk limitasi baru, yang menggerakkan anggota Partai Pekerja untuk tuntut cara selekasnya dibandingkan penangguhan.

Gelombang baru limitasi yang diaplikasikan di Inggris untuk melawan COVID-19 menggerakkan pasangan GBPUSD untuk melepas semakin banyak kenaikannya di perdagangan awal minggu ini.

Pasangan ini mundur dari posisi pertahanan 1,3703, paling tinggi dalam 31 bulan, ke posisi suport pada 1,3541.

Seperti penebaran virus ini berlomba atau bahkan juga bisa lebih cepat dibandingkan implementasi vaksin yang bergerak lebih lamban.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson umumkan kuncian nasional untuk Inggris di hari Senin, beberapa saat sesudah pemerintahan Skotlandia memerintah Skotlandia untuk tinggal di dalam rumah.

Sejumlah besar Inggris saat ini ada di bawah kuncian penuh, dengan perlakuan Inggris jadi yang paling berat semenjak kuncian bulan Maret. Saat itu Pound Inggris terapresiasi sejumlah 3,0% pada dollar AS di tahun 2020.

Tetapi, ini tidak bermakna bila dibandingkan dengan sejumlah besar mata uang khusus yang lain yang sudah mencatatkan peningpaparn semakin besar, yang memperlihatkan peluang depresiasi pound.

Virus Gagalkan Suport Keatas Untuk Pound

Pasar kini sedang hadapi kekuatan fakta yang baru sesudah euforia usai. Kemungkinan tidak bakal ada kembali hinga bingar buyer untuk berbondong bondong beli Pound.

Sesaat vaksin betul-betul berkilau jelas di ujung terowongan, investor kemungkinan menyepelekan rintangan yang berada di depan selama beberapa minggu di depan.

Pound ialah korban paling besar dari pengurangan sentimen yang cepat kemarin, jatuh kebawah ke posisi paling rendah pada range 1.3550, sebelumnya setelah sempat bermain dengan posisi 1.3700 pada hari kemarin sebab peralihan Brexit berakhir dengan mulus.

Euro dan dollar berkaitan komoditas meniadakan peningpaparn awalnya sebab investor bersama-sama ke keamanan dollar AS, yen dan franc.

GBP/USD yang bullish ini nampak masih berusaha untuk naik, di mana peningpaparn selanjutnya akan bawa GBP/USD untuk bergerak coba tembus 1.3700 yang disebut pertahanan penting sekarang ini. Bila tembus karena itu sasaran setelah itu 1.3745 dan 1.3800.

Leave a Comment

Copyright © 2021. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.