Setelah sempat bergerak naik dengan sangat mengesankan, Euro hari ini harus rela melemah lagi. Sehingga mengirimkan pasangan EURUSD hari ini dalam bias bearish menjelang pembukaan pasar Eropa Selasa (27/4). Pelemahan Euro memaksa pasangan menjauh dari puncak paling tinggi dua bulan pada 1,2117. Kemudian dominasi Dolar AS telah mengirim pasangan sampai ke sekitar nilai tukar 1,2055.
Katalis yang Membantu Dolar AS
Ada beberapa katalis yang membantu indeks Dolar AS memulihkan diri dan mencatatkan penguatan. Katalis itu seperti harapan pasar pada langkah Presiden Biden untuk meningkatkan keuntungan modal. Sehingga bisa untuk membayarkan rencana sosial. Selain itu para pelaku pasar dan investor menghindari Euro karena penambahan kasus di beberapa negara Asia yang meningkat besar.
India dan juga Jepang bersama New Delhi masih jadi negara dengan kondisi pandemi yang cukup mengkhawatirkan. Namun bagaimanapun juga EURUSD hari ini bisa terbantu karena negara maju berusaha memberikan bantuan kepada India. Untuk New Delhi sendiri sudah menerima bantuan untuk menyelesaikan masalah ini.
Berpindah ke masalah lain, pergerakan turun EURUSD hari ini mungkin juga akibat kehati-hatian pasar menjelang The Fed. Pada pertemuan pekan ini, The Fed diharapkan tetap pada kebijakannya yang lalu meski masih bernada dovish. Selain itu data mengenai survei IFO Jerman kemarin yang suram menyebabkan mata uang dari blok Eropa ini terus mencetak pelemahan.
Berikutnya para pelaku pasar dan investor akan memperhatikan beberapa data dari AS yang disampaikan nanti malam. Meski data tidak begitu kuat, namun mungkin masih bisa membuka peluang dalam jangka pendek. Nanti malam ada data mengenai indeks keyakinan konsumen CB AS. selain itu EURUSD juga akan memperhatikan bagaimana dinamika sentimen risiko pasar global. Terutama pasar Wall Street yang baru saja ada laporan pendapatan utama dari perusahaan.