Dollar Menurun dan Pound Melesat

Poundsterling sempat membumbung ke atas posisi 1.3600 versi USD dalam perdagangan ini hari 24/12 berkenaan dengan isu jika Inggris dan Uni Eropa sudah capai persetujuan.

Tempatnya kering ke range 1.3530-an waktu masuk sesion New York karena mangkirsi verifikasi sah pada isu itu, tapi status dollar telah kembali lagi stres dan pound masih condong bullish.

Sentimen risk-on kembali lagi muncul satu hari saat sebelum Natal karena berita jika persetujuan dagang pasca-brexit di antara Inggris dan Uni Eropa akan selekasnya ditandatangani.

Seorang pembicara dari pemerintahan Inggris menjelaskan PM Boris Johnson siap capai persetujuan dengan Uni Eropa, sedang beberapa medium menyampaikan kabar persetujuan telah terwujud.

Jika hal tersebut betul, Inggris bisa menghindar kehancuran ekonomi yang lebih kronis sesudah dihajar oleh wabah COVID-19 tahun ini.

Namun, tidak ada verifikasi dari beberapa pihak sah ke-2 tim sampai waktu masuk perdagangan sesion New York.

Pembicara lain dari Komisi Eksekutif Uni Eropa mengakui pembicaraan masih berjalan. Oleh karena itu, seluruh mata masih fokus pada sosial media beberapa tokoh Inggris dan Uni Eropa.

Kali ini nampaknya satu persetujuan akan terwujud on time untuk Natal, kata ahli taktik makro dari Westpac, Team Riddell, dalam satu catatan untuk client yang diambil oleh Reuters.

Dia memandang bila satu persetujuan betul terwujud pada 24 Desember, GBP peluang raih peningkatan lebih jauh ke arah USD1.40.

Namun, diamemiliki pendapat kekuatan untuk gerakan yang lebih signifikan ke arah 1.4500 saat ini nampaknya mustahil berlangsung karena kecapekan status pasar benar-benar menonjol.

Informasi mengenai brexit menghias mass media sekalian mengubah perhatian pasar dari kekacauan terkini yang dipacu oleh Donald Trump.

Trump tempo hari tuntut supaya Konferensi membuat revisi stimulan pajak yang sudah disepakati, memberikan ancaman tidak ingin menandatanganinya dan beresiko memacu government shutdown minggu kedepan.

Tetapi sebagian besar aktor pasar memandang dia selanjutnya akan masih menandatangani stimulan itu.

Bukti jika sebagian besar index ekuitas dalam perdagangan menghijau pagi hari ini mencerminkan harapan kesepakatan jika Trump akan tanda-tangani bujet jadi perundangan  meskipun dia dapat menanti sampai beberapa detik akhir, kata Jane Foley dari Rabobank London.

Foley menambah, bila Trump masih ngotot tidak ingin menandatanganinya, USD dapat memperoleh keuntungan dari tindakan membeli safe haven.

Tetapi nilai ganti USD dalam periode panjang tetap menurun sampai USD1.23 per euro dalam tahun depannya.

 

Leave a Comment

Copyright © 2021. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.