Dollar Naik, Meningkatnya Kasus COVID-19

Dalam perdagangan hari ini mata uang Dollar AS mendapatkan suport sesi pembukaan hari Senin, sebab naiknya masalah virus corona yang terjadi di Eropa serta Amerika Serikat.

Diterapkannya lockdown yang lebih ketat semakin memberikan tekanan terhadap pasar saham, tega sRay Attrill, kepala taktik FX National Australia Bank.

Sedangkan mata uang Euro hari ini terpeleset sebesar 0,1% ke $1,1848, mempunyai potensi lanjut mengalami penurunan sampai $1.1820 an.

Dollar AS mendapatkan suport dalam perdagangan hari Senin, sebab naiknya masalah virus corona di Eropa serta Amerika Serikat serta minimnya perkembangan ke arah paket stimulus AS membuat beberapa pelaku pasar waspada, walau keinginan untuk persetujuan perdagangan Brexit selalu ada.

Sementara greenback dalam perdagangan masih dalam kondisi antara sedikit lebih kuat pada awal sesion Asia, masih berada di seputar range yang sudah digenggamnya selama selamabeberapa bulan.

AUD Berada Di Zona Hijau

Dollar Australia yang sangat peka pada resiko serta Dollar Selandia Baru, menunjukkan peningkatan mencapai 0,1%. Sterling dalam perdagangan hari ini bergerak naik tipis di $1,3046.

Amerika Serikat sudah menulis jumlah masalah COVID-19 baru paling tinggi selama 2 hari beruntun, sesaat Italia sudah memberlakukan kebijakan sejumlah restaurant serta bar untuk tutup untuk jam 6 sore. Bersamaan dengan gelombang kedua wabah pandemic virus corona menempa Eropa.

Sesuai dengan keterangan dari Ketua DPR AS Nancy Pelosi menjelaskan pada hari Minggu  menginginkan respon Gedung Putih untuk hari Senin tentang gagasan pengeluaran stimulus paling baru.

Gabungan dari keringnya keinginan untuk persetujuan pajak pra-pemilihan serta informasi mengenai COVID serta peluang lockdown yang lebih ketat telah cukup buat menggigit pasar saham, tegas Ray Attrill, National Australia Bank.

Ia menjelaskan pengurangan di S&P 500 futures sudah semakin tambah meluas terhadap pasar mata uang, di mana beberapa pelaku pasar dalam keadaan berhati-hati mendekati Pemilu AS untuk 3 November.

Sedangkan dari yen dalam perdagangan hari ini bergerak naik tipis jadi 104,72 per dollar serta euro harus mengalami penurunan sebesar 0,1% ke $1,1848.

Analisa memprediksi jika kemenangan Joe Biden pekan kedepan,  Demokrat memenangi pengendalian di Senat, peluang akan mengidentifikasi paket stimulus AS yang besar serta akan memberikan dampak terhadap dollar sebab pengeluaran jumlah sentimen pasar.

Tidak ada yang memperlihatkan jika ketimpangan debat CAPRES jika Biden semakin menyempit, tapi Anda bisa menginginkan jika suara resiko menjadi sedikit lebih waspada untuk Selasa depan, tegas Attrill dari Sydney.

Tapi tantangan itu, ada pandangan yang akan saya sepakati, jika untuk tengah pekan kedepan kami memperoleh kemenangan Biden secara bersih.

Leave a Comment

Copyright © 2020. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.