Dollar Selip Bersamaan Distribusi Vaksin COVID-19 Yang Tidak Jelas

DXY terpeleset kisaran 0.2 % ke posisi 92.70-an pada perdagangan hari Rabu 12/11 bersamaan dengan menyebarnya pertanyaan mengenai bagaimana vaksin COVID-19 nantinya akan dialokasikan.

Beberapa saham Wall Street masih meneruskan reli, tapi pasar mulai mengatur ketertarikan yang terpicu oleh perkembangan dalam penelitian vaksin garapan Pfizer.

Dollar Selip Di tengah Ketidakjelasan Distribusi Vaksin COVID-19

Di hari Senin, perusahaan farmasi terpenting AS Pfizer serta partner-nya BioNTech umumkan hasil tes medis step tiga atas vaksin garapan mereka. Menurut informasi itu, vaksin sudah efisien menahan COVID-19 sampai 90 %.

Berita itu langsung menggulingkan dollar AS yang sudah berperanan selaku safe haven semenjak awalnya wabah, sesaat beberapa aset high risk kembali lagi populer.

Tetapi, aktor pasar nampaknya mulai mengerem aksi jual atau aksi beli dalam perdagangan sepanjang 2 hari paling akhir.

Pemulihan dollar diundur untuk saat ini sebab, saat Anda menyaksikan pada detil-nya, masih banyak halangan saat sebelum vaksin apa saja dibagi, tegas Junichi Ishikawa, ahli taktik mata uang senior di IG Securities Tokyo, seperti dikutip oleh Reuters.

Tetapi, dollar disokong oleh peningkatan yield obligasi pemerintahan yang seharusnya membantu dollar bertambah semakin tinggi saat sebelum tahun akhir.

Perkembangan Wabah COVID-19

Beberapa halangan yang akan ditemui dalam distribusi vaksin diantaranya hal pemberian izin serta pengangkutan. Vaksin Pfizer perlu mengakhiri tes medis step III serta bermacam kriteria lain supaya mendapatkan izin pemerintahan, selanjutnya baru memulai dibuat serta dialokasikan.

Ingat beberapa daerah mengalami musim dingin, vaksin peluang harus dikirimkan dalam temperatur benar-benar dingin melalui topography yang susah.

Perkembangan dalam penelitian vaksin Pfizer benar-benar sangat berarti, tapi ini belum mengidentifikasi usainya periode kritis.

Jumlah masalah infeksi virus Corona masih bertambah di beberapa penjuru dunia, sedang pembagian vaksin nantinya tidak akan langsung rata.

Dalam satu pidato hari ini, Gubernur ECB Christine Lagarde menyarankan bermacam faksi supaya janganlah lekas berasa lega adanya perkembangan dalam penelitian vaksin.

Dia memandang perbaikan perekonomian pasca-pandemi COVID-19 akan berjalan setahap serta tersendat-sendat, sebab susahnya menginginkan pemerataan vaksin sekalian di seluruh daerah.

 

Leave a Comment

Copyright © 2020. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.