Emas Berada di $ 1.950, Peluang Resiko Masih Tinggi

Emas berada di posisi $ 1.950 sebelumnya mengalami penurunan dari posisi$ 1.951,86 memasuki perdagangan awal minggu.

Permasalahan virus kembali menciderai konsentrasi tapi keinginan rangsangan selanjutnya nampaknya meredam safe-haven.

Konflik AS-Iran serta Tiongkok-Amerika bersambung, informasi penting Brexit yang akan memberikan tawaran acuan yang bervariasi.

Pidato Jerome Powell kunci Laju Emas.

Dari sisi lain mendapatkan emas dukungan dikisaran 1932 sebagai dukungan utama, jika mampu tembus masih mempunyai potensi kembali rebound.

Harga emas saat ini masih tertekan di kisaran $ 1,948.10, menurun sebesar 0,13% intraday, memasuki sesi perdagangan Asia pra-Tokyo pada hari Senin.

Emas mengidentifikasi peningkatan dalam dua minggu yang sebelumnya sebab performa muram dolar AS memberikan dukungan peningkatan sentimen risk-off.

Meskipun Sebenarnya, konsumen nampaknya menanti signal penting untuk perpanjang gerakan mingguan sekalian bawa laju intraday yang lemah belakangan ini.

Walau masih besar resiko dari COVID-19 di Eropa bertambah serta kemelut perdagangan-politik di antara AS serta China terus bersambung, gelombang penghindaran efek tidak berubah ke emas akhir-akhir ini.

Faktanya dapat dicari dari keinginan akan ada rangsangan yang besar dari Inggris serta Jepang serta  beberapa pembuat kebijaksanaan Amerika Serkat makin sedikit dalam memberitahukan paket rangsangan yang masih dinantikan.

Dampak Konflik Beberapa Negara Terhadap Moneter

Sedangkan dalam sisi lain Teheran serta Washington sama-sama sedang menganalisa serta AS akan memberi hukuman lebih dari dua lusin perusahaan sebab menolong pihak Arab dalam membuat senjata.

Disamping itu, China konflik dengan AS, India, serta beberapa negara Asia yang lain seperti Taiwan, Hong Kong, serta Thailand dengan cara diam-diam, tapi tanggapan paling baru dari Xi Jinping memperlihatkan jika ekonomi paling besar ke-2 di dunia mulai membaik.

Dalam satu minggu paling akhir, panduan kelonggaran moneter berkelanjutan dari Fed AS, BOJ serta BOE nampaknya sudah memberikan dukungan konsumen bullion ditengah-tengah menurunnya mata uang penting, khususnya dolar AS.

Tetapi, kepercayaan diri pasar pada kepemimpinan Amerika Serikat menginginkan hal yang sebaliknya. Dengan background ini, S&P 500 Futures mengalami penurunan sebesar 0,34% ke 3.305.

Ekuitas global sudah turun dalam dua minggu paling akhir serta memberikan tambahan dalam peningkatan.

Setelah itu, kalender ekonomi Asia beberapa tidak memiliki implikasi yang besar serta katalis efek jadi kunci yang perlu jadi perhatian mendekati pidato Jerome Powell.

Pedagang global akan cari panduan dari kepercayaan diri pekan kemarin untuk mengingat peningkatan USD, pada gilirannya bisa memberatkan harga emas.

Leave a Comment

Copyright © 2020. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.