GBP/USD: Pound Naik, Bearish Pegang Kendali

Dalam perdagangan pekan kemarin pasangan GBP/USD sempat bergerak turun di bawah posisi support di posisi 1.2700 sampai ke posisi paling rendah di .2674.

Tetapi GBP/USD masih berjuang untuk kembali ke posisi 1.2700 berlanjut ke posisi terendah di angka 1.2805

Menjelang sesi akhir penutupan pasangan bergerak kembali mundur. Tetapi mendekati penutupan pasar, pasangan GBP/USD mampu memblikan arah dengan berlanjut naik.

Pasangan tersebut mengalami penurunan sebesar 1,35% dari catatan satu minggu ini berada di angka 1.2741, karena kebijakan baru yang berasal dari munculnya kembali virus corona dan jumlah permintaan safe-haven yang tak putus terhadap mata uang dollar AS.

Walau pola cuti Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak memang tawarkan penundaan hukuman sesaat untuk bull GBP.

Bank of England terkait jumlah risiko suku bunga negatif dalam memberikan dukungan ekonomi dari jumlah pengurangan yang diakibatkan wabah Covid-19 sebagai salah satu bukti nayata, tegas Silvana Tenreyro.

Memang dalam kenyataannya sangat menyenangkan terkait pemangkasan suku bunga yang mencapai titik terendah, bahkan sudah mencakup semua dari pengurangan suku bunga dibawah tanggungan dariĀ  peminjam.

Beberapa bank suah menunjukkan adaptasi yang sangat baik jumlahprofit mereka sudah bergerak naik hal ini disebakan menurunnya jumlah nilai serta provisi kerugian dari jumlah supart yang akan menjadi kegiatan serta penguatan harga asset.

Sesuai dengan apa yang kita saksikan, memiliki peluang besar untuk kembali lockdown dan akan semakin diperhatikan secara terlokalisasi untuk menunggu pemulihan terbaik.

Prospek secara global memberikan dampak yang besar terhadap pemulihan, hal itu disebabkan ketidakpastian yang semakin besar memasuki wabah COVID-19 gelombang kedua ke beberapa Negara di Eropa.

Mendekati sesi awal mingguan Asia yang berlangsung hari ini secara keseluruhan belumada perubahan dari sisi fundamental. Sikap optimism dari persetujuan Brexit dibawah baying-bayang perluasan wbah virus corona gelombang kedua.

Pasangan GBP/USD Hari Ini

Dari kaca mata fundamental masih terjadi penekanan terhadap pound yang mengakibatkan laju penguatan semakin sulit jika terus dihadapkan dengan situasi ini. Permasalahan virus corona gelombang kedua dan drama Brexit yang tak pernah ditemui solusinya meskiun sudah masuk batas waktu akhir.

Untuk saat ini pasangan GBP/USD belum mendapatkan dukungan meskipun memiliki peluang untuk rebound dan koreksi yang terjadi dalam pasar. Peningkatan GBP/USD apabila peluang itu terjadi maka ada batas terhadap resistance di posisi 1.2870 sampai posisi 1.2930.

Penurunan akan berlanjut ke posisi 1.2700 dan posisi 1.2650 salah satu dukungan yang menjaga ketika dilevel terendah.

Leave a Comment

Copyright © 2020. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.