Indeks Dolar Melemah Setelah Dekat Level Tertinggi Dua Bulan, Fokus Pada Data dan Sinyal Fed

Pada Jumat (18/08) pagi, indeks dolar mengalami penurunan setelah mendekati level tertinggi dua bulan pada hari Kamis (17/08). Ini terjadi setelah notulen rapat Federal Reserve (Fed) memberikan sinyal kenaikan suku bunga, dan data-data ekonomi AS minggu ini menunjukkan ketahanan ekonomi AS.

Indeks Dolar AS (USD) turun sebesar 0,32% menjadi 103,137 pada pukul 09.16 WIB, setelah mencapai level tertinggi dua bulan di 103,59.

Greenback telah mendapatkan dukungan dari serangkaian data ekonomi AS yang kuat, menguatkan pandangan bahwa suku bunga akan tetap tinggi dalam jangka waktu tertentu.

Pada hari Rabu, data menunjukkan bahwa pembangunan rumah keluarga tunggal di AS meningkat pada bulan Juli, dan izin konstruksi di masa depan juga mengalami kenaikan. Di samping itu, laporan terpisah mengungkapkan bahwa produksi di pabrik-pabrik AS rebound secara tak terduga pada bulan lalu.

Risalah rapat kebijakan The Fed pada bulan Juli menunjukkan bahwa para pejabat bank sentral memiliki pandangan yang beragam mengenai perlunya kenaikan suku bunga bulan lalu. Mereka mengacu pada risiko-risiko yang terkait dengan ekonomi jika suku bunga dinaikkan terlalu tinggi.

Sementara itu, pasangan mata uang USD/JPY turun sebesar 0,24% menjadi 145,47. Yen Jepang menghadapi tekanan akibat perbedaan suku bunga yang signifikan antara AS dan Jepang yang sangat rendah.

Dolar Australia (AUD) juga mengalami penurunan setelah sebelumnya mencapai level terendah dalam sembilan bulan. Hal ini mengikuti langkah serupa dari mata uang Selandia Baru. Data menunjukkan bahwa ketenagakerjaan Australia menurun secara tak terduga pada bulan Juli, sementara tingkat pengangguran naik.

Sementara itu, pasangan mata uang EUR/USD mengalami kenaikan sebesar 0,2% menjadi 1,0893, sementara GBP/USD naik 0,15% menjadi 1,2764. Poundsterling menguat setelah data inflasi Inggris menunjukkan bahwa meskipun tingkat inflasi utama turun, pertumbuhan harga yang lebih penting bagi Bank of England (BoE) tidak mengalami penurunan pada bulan Juli. Spekulasi pun muncul bahwa BoE akan mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama.

Leave a Comment

Copyright © 2024. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.