Pasangan EUR/USD Bergerak Naik Jelang Rapat ECB

Pasangan EUR/USD bergerak naik tipis sebesar .2 % ke posisi 1.1825 dalam perdagangan hari ini 10/9. Euro naik pamor versi beberapa mata uang mayor lain ditengah-tengah menunggu kepastian pasar mendekati rapat kebijaksanaan bank sentra Eropa ECB.

Dollar AS makin surut karena meredanya pergolakan pasar yang dipicu oleh tanggapan Donald Trump mengenai jalinan AS dengan China memasuki perdagangan awal pekan.

Dalam informasi hasil rapat malam nanti, ECB diprediksikan tidak mengganti suku bunga atau rasio quantitative easing. Suku bunga referensi utama diperkirakan hanya 0 %, sesaat bunga deposit masih sebesar -0.5 %. Tetapi, dalam perdagangan hari ini aktorĀ  pasar fokus untuk mengawasi beberapa pertemuan wartawan yang diisi oleh Christine Lagarde.

Trader serta investor dengan cara spesial menanti tanggapan Lagarde mengenai apa penguatan Euro ke rekor paling tinggi 2 tahun pada bulan ini akan mengubah outlook inflasi serta perkembangan ekonomi.

Bloomberg News kemarin memberikan laporan jika beberapa petinggi ECB semakin yakin pada outlook ekonomi teritori.

Namun, permasalahan pandangan ECB pada nilai tukar Euro serta inflasi tetap menjadi tema penting. Ditambah lagi sebab Federal Reserve sudah semakin meningkat yang mana pernah mengutarakan perkembangan tutorial kebijaksanaan berkaitan penargetan inflasi.

ECB ialah moment paling besar minggu ini serta terdapat beberapa hal yang dipertaruhkan, tegas Masaru Ishibashi dari Sumitomo Mitsui Banking Corp, seperti dikutip dari Reuters, Belakangan ini, ECB tidak pedulikan inflasi sebab mengutamakan usaha pengendalian efek pandemi COVID-19.

Tapi masih ingin melihat bagaimana pendekatan Lagarde untuk kedepannya dalam pertemuan persnya. Ini akan menjadi penentuan kemana laju dari Euro selanjutnya.

Disamping itu, pasangan EUR/GBP naik lebih cepat dari sejak awal minggu ini yang disebabkan launching legislasi terbaru yang diterbitkan dari pemerintah Inggris memberikan pengaruh negatif buat pergerakan mata uang poundsterling.

Sesuai hasil dari informasi tebaru Inggris mengeluarkan satu legislasi dengan muatan polemis. Legislasi itu menangkis beberapa janji yang tercantum pada EU Withdrawal Agreement dengan kesepakatan dalam tahun kemarin oleh Inggris sebagai rencana brexit. Resikonya, negosiasi dagang Inggris dengan Uni Eropa dalam bulan ini juga terancam tidak berhasil.

Leave a Comment

Copyright © 2020. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.