Pasangan USD/JPY Bergerak Naik Dalam Koridor Revisi

Dalam perdagangan hari ini kemarin pasangan USD/JPY turun ke posisi paling rendah dari sejak 8 Maret, berada di bawah angka 104.00 memasuki paruh pertama pada session perdagangan, tapi kembali pada jalur memasuki paruh ke-2 di hari itu juga.

USD/JPY bergerak naik sesudah mencatatkan pengurangan selama lima hari secara berturut-turut.Pasangan tersebut memang mengalami peningkatan naik pada kemarin malam.

Selain itu pernah meraih posisi paling tinggi angka 104.84. Akan tetapi jangan begitu cepat putuskan jika pasangan USD/JPY telah bullish.

Saat ini masih dalam koridor bearish. Peningkatan pasangan USD/JPY kesempatan ini bias dikatakan akan mengalami revisi dalam waktu yang singkat saja, minimal sudah ada yang nampak.

Dollar AS memperoleh kembali posisi safe-haven memasuki perdagangan hari senin, serta bertambahnya ketidakpastian yang ada di pasar tentang pandemi virus corona.

Membaiknya kondisi ekonomi serta beberapa langkah rangsangan AS, menggerakkan greenback, berlanjut dengan menggerakkan pasangan USD/JPY ke posisi yang semakin tinggi.

Perkiraan Lockdown Diterapkan Kembali

Kecemasan terhadap beberapa langkah lockdown di Eropa, yang disebabkan jumlah peningkatan harian secara terus-terusan dalam masalah virus corona, tingkatkan kecemasan perkembangan global lebih memberatkan sentimen pasar yang beresiko.

Sentimen risk-off bertambah, serta dollar AS mendapatkan pergerakan positif sebab posisi safe-haven memberi dukungan terhadap pasangan USD/JPY.

Sesuai keterangan dari badan kesehatan AS, Pusat Pengaturan serta Penjagaan Penyakit mengingatkan jika COVID-19 bisa menular melalui partikel di udara, serta ventilasi yang kurang baik akan menjadipeluang bertambahnya penyebaran virus.

Ini menjadi tingkatkan daya tarik safe-haven, menggerakkan harga dollar AS ke arah positif bergerak naik serta memberikan support besar pasangan USD/JPY.

DXY dalam perdagangan hari ini bergerak naik 0,8%, mencapai level 93 level paling tinggi dari sejak 14 Maret memberi dukungan terhadap pada pasangan USD/JPY.

Meskipun sepi pedagangan Jepang di pasar, namun USD/JPY mampu mengikuti gerakan positif dollar AS di pasar.

Selain itu, konsentrasi pasar berubah ke tingkat rangsangan AS serta peningkatan vaksin, hal ini disebabkan jumlah masalah virus corona sudah bertambah di Eropa, pengkatan kekhawatiran juga semakin bertambah jumlah kematian diakibatkan virus coronayang baru ikut bertambah ke tingkat lebih mencemaskan

Aksi rangsangan dari AS saat ini pending dari Kongres AS, hal itu disebabkan Partai Republik serta Demokrat belum mendapatkan konsensus mengenai ukuran RUU itu.

Tetapi, keinginan sudah bertambah apabila Kongres akan selekasnya memberitahukan paket rangsangan ke-5, sebab banyak petinggi sudah memberikan dukungan yang besar.

Leave a Comment

Copyright © 2020. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.