Pound Kalah Bersaing Dengan Dollar dan Euro

Poundsterling condong protektif dalam perdagangan hari ini 1/3, walau sebenarnya launching laporan hasil survey Purchasing Managers’ Indeks PMI untuk teritori Inggris cukup memberikan kepuasan.

Makin banyak riset yang memeringatkan jika nilai tukar Cable telah begitu mahal, terutamanya pada dolar AS dan euro.

IHS Markit memberikan laporan PMI Manufacturing Inggris untuk bulan Februari 2021 bertambah dari 54.8 jadi 57.9, melebihi perkiraan awalnya yang cuman 57.7.

Ini sebagai berita baik untuk beberapa pelaku bisnis Inggris, tapi tidak berhasil mengangkat performa poundsterling karena performa ekonomi lebih luas tidak jauh melampaui dari beberapa negara maju yang lain.

GBP/USD masih ketahan pada waktu terbatas di antara 1.3900-1.4000 sampai masuk sesion New York.

Banyak factor positif sudah overvalued dan jemu beli di harga GBP, dalam penglihatan kami, kata Valentin Marinov dari Crédit Agricole, Sedikit yang dapat dijajakan GBP kecuali keunggulan vaksinnya.

Saat itu, pasar terus mengawasi perubahan dalam yield obligasi AS. Nilai tukar Dolar AS melesat pada bermacam mata uang G10 di akhir minggu kemarin karena kenaikan yield obligasi pemerintahan AS yang paling berarti.

GBP/USD jeblok cepat. Walau yield sudah lebih konstan hari ini, namun tetap jadi factor yang penting dilihat.

Jika data ISM dan Non-farm Payroll AS pada minggu ini melewati harapan, dolar AS bisa saja naik kembali dengan tunggangi kenaikan tambahan pada yield obligasinya.

Jika ini terjadi, Marinov memandang pound dan dolar Australia jadi dua mata uang yang beresiko tertinggi.

Yield US Treasury yang terus-terusan tinggi dapat mulai memberatkan mata uang-mata uang komoditas dan yang terkait dengan resiko versus USD.

Riset sensitivitas kami menggarisbawahi jika AUD dan GBP bisa saja paling ringkih pada kekuatan gabungan kenaikan pada yield US Treasury dan usaha menghindar resiko, lebih Marinov.

Dari sejak minggu kemarin, beberapa riset dari sudah sampaikan peringatan mengenai begitu mahalnya valuasi pound.

Seperti diutarakan Dominic Bunning dari HSBC, Capaian GBP terlalu berlebih. Dalam penglihatan kami, momen peningkatan tidak pantas dari sudut pandang nilai.

Pergerakan pada GBP sudah jauh melewati jangkar-jangkar yang lain umumnya terkait dengan keunggulan performa mata uang.

Leave a Comment

Copyright © 2022. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.