Setelah Menguat Awal Pekan, Aussie Dollar Tertahan Karena Data CPI

Pasangan mata uang AUD/USD menguat sebesar 0.80% pada hari Selasa. Setelah mengalami kenaikan sebesar 0.43% pada hari Senin, Dolar Australia ditutup pada level $0.64802. Dolar Australia sempat turun hingga mencapai level terendah $0.64010 sebelum mencapai level tertinggi $0.64868.

CPI Australia Menentukan Pertemuan RBA September

Data sektor perumahan akan menarik perhatian pagi ini. Setelah kebijakan moneter agresif RBA untuk menahan inflasi, sektor perumahan dapat berdampak signifikan terhadap sentimen konsumen dan konsumsi.

Data konstruksi dan izin bangunan akan memberikan pandangan tentang kondisi pasar real estate dalam lingkungan suku bunga yang tinggi.

Meskipun data-data ini akan berpengaruh, angka inflasi akan memiliki dampak yang lebih besar terhadap Dolar Australia. Indikator CPI bulanan untuk bulan Juli akan mempengaruhi sentimen terhadap keputusan kebijakan moneter RBA pada bulan September. Jika angka inflasi lebih tinggi dari yang diharapkan, tekanan terhadap RBA untuk menaikkan suku bunga lagi dapat meningkat.

Para ekonom memperkirakan tingkat inflasi tahunan sebesar 5.2% dibandingkan dengan 5.4% pada bulan Juni. Pentingnya, peningkatan tekanan inflasi akan sejalan dengan angka penjualan ritel bulan Juli yang melebihi perkiraan. Menurut data awal, penjualan ritel naik sebesar 0.5% pada bulan Juli dibandingkan dengan penurunan 0.8% pada bulan Juni.

Peningkatan pengeluaran konsumen dan tren naik dalam harga konsumen adalah kombinasi yang hawkish bagi RBA. Meskipun data tenaga kerja memberikan RBA alasan untuk berhati-hati, peningkatan tekanan inflasi akan memiliki dampak yang lebih signifikan.

Fokus pada ADP Nonfarm dan Data PDB Kuartal II

Setelah data sentimen konsumen dan penawaran pekerjaan yang mengecewakan, fokus beralih pada data ADP nonfarm dan estimasi kedua PDB.

Meskipun revisi terhadap data PDB kuartal kedua akan berpengaruh, kita mengharapkan data perubahan pekerjaan ADP nonfarm akan memiliki dampak yang lebih besar. Taruhan terhadap kenaikan suku bunga Fed lebih lanjut mengendur pada hari Selasa. Peningkatan perubahan pekerjaan yang tidak terduga dapat menghidupkan kembali taruhan hawkish terhadap Fed.

Para ekonom memperkirakan peningkatan pekerjaan sebesar 195 ribu pada bulan Agustus dibandingkan dengan lonjakan 324 ribu pada bulan Juli.

Indikator ekonomi lainnya termasuk data real estate dan perdagangan. Kita mengharapkan laporan-laporan ini akan menjadi pelengkap dari data ADP.

Selain indikator ekonomi, para investor sebaiknya memantau perbincangan FOMC. Komentar dovish akan meningkatkan taruhan terhadap pemotongan suku bunga Fed lebih awal.

Prospek Dolar Australia dalam Jangka Pendek

Divergensi kebijakan moneter menyempit tajam pada hari Selasa. Jika angka inflasi Australia lebih tinggi dari yang diharapkan dan data perubahan pekerjaan ADP lemah, Dolar Australia dapat mengalami penurunan lebih lanjut. Namun, angka inflasi AS dan Laporan Pekerjaan AS akan menentukan arah akhir.

Aksi Harga AUD/USD

Grafik Harian Pada hari Selasa, AUD/USD menembus zona resistance $0.6430 – $0.6450. Kita mengharapkan lebih banyak aksi harga hari ini. Setelah indikator ekonomi AS semalam, angka inflasi Australia dapat mendorong Dolar Australia mendekati zona resistance $0.6526 – $0.6545. Kembali ke level $0.65 juga akan mengaktifkan EMA harian.

Leave a Comment

Copyright © 2024. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.