Stimulus AS Masih Buram, Laju Dollar AS Tertahan

Dollar AS mempertahankan penguatannya pada beberapa mata uang pesaingnya pada sesi perdagangan hari Rabu, didukung dengn belum tercapainya persetujuan mengenai stimulus fiskal AS tambahan.

Beberapa faktor yang memperlihatkan peningkatan mata uang dolar, tegas Masafumi Yamamoto.

Memasuki sesi akhir perdagangan Dolar berada di $1,1744 per euro, menggenggam jumlah penguatan sebesar 0,6% dari session yang sebelumnya mempunyai potensi berbalik arah di $1.1700.

Pertanyaan baru mengenai vaksin COVID-19 bersamaan dengan belum ada kejelasan persetujuan mengenai stimulus fiskal AS tambahan.

Sepanjang session Asia, mata uang yuan bisa menjadi konsentrasi sebab beberapa pelaku pasar memantau untuk menyaksikan bagaimana usaha petinggi China untuk menahan peningkatan mata uang terus beresiko.

Peluang EURGBP Dalam Perdagangan Hari Ini

Euro dan Pound memiliki peluang perpanjang pemangkasan, tegas beberapa analisis, sebab kembalinya pembatasan kegiatan ekonomi di Eropa serta Inggris untuk melawan gelombang ke-2 infeksi COVID-19 yang membuat investor semakin cemas.

Kesempatan untuk mendapatkan arah yang lebih baik tertahan sebab PILPRES AS yang akan berlangsung 3 November, tapi beberapa analis menjelaskan sentimen bertumpu pada taruhan yang beresiko, akan memberikan dukungan dolar dalam beberapa waktu yang akan datang.

Beberapa indikator yang memperlihatkan peningkatan lebih besar buat dolar, tegas Masafumi Yamamoto. Bank Rakyat China hentikan peningkatan yuan. Belum muncul aksi beli euro, serta terdapat beberapa status beli euro yang di batalkan.

Memasuki sesi penutupan Dolar mencapai $1,1744 per euro, dengan peningkatan sebesar ,6% dari session sebelumnya. Pound dalam perdagangan hari ini mencapai 1,2936, mengalami penurunan sebesar 1% pada perdagangan hari Selasa.

Sterling tertekan sebab kecemasan mengenai perkembangan dalam perundingan perdagangan antara Inggris dengan Uni Eropa serta peluang BoE akan menjalankan suku bunga negatif.

Asset beresiko mengalami penurunan sesudah Johnson  menjelaskan dalam perdagangan hari Selasa kemarin. Jika mereka sedang hentikan ujia medis vaksin COVID-19 serta Eli Lilly and Co menjelaskan menghentikan perawatan kekebalan tubuh dari COVID-19.

Permintaan menghilang jika Partai Republik serta Demokrat AS akan raih persetujuan memasuki tahap awal stimulus fiskal yang akan memberi tekanan dalam pemulihan ekonomi. Perubahan itu memberikan dukungan dolar, tegasbeberapa pedagang.

Dolar Australia sedikit berbeda memasuki awal perdagangan Asia tapi peluang akan memperpanjang pengurangan sebesar 1% dalam perdagngan hari Selasa. Kecemasan mengenai konflik dengan Beijing atas import batu bara.

Leave a Comment

Copyright © 2020. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.