USD/JPY Konsolidasi Di Posisi 110,00

USD/JPY alami koalisi di bawah 110,00, karena aktor pasar jadi waspada di tengah-tengah sentimen pasar bermacam dan menanti pidato Ketua Fed Jerome Powell untuk dorongan perdagangan baru.

Pasar spot tidak berhasil mendapati suport dari kemampuan baru yang kelihatan di S&P 500 futures, karena melebarnya surplus Transaksi bisnis Berjalan Jepang memberikan dukungan sentimen di seputar yen.

Neraca Pembayaran Rekening Koran Jepang untuk Februari naik JPY2916,9 miliar versus. JPY1996 miliar yang diinginkan.

Pasangan ini sembuh di sesion paling akhir AS, mengikut rebound yang dirasakan oleh us dolar, karena index Wall Street menyaksikan perdagangan yang konstan mendekati musim laporan keuntungan sementara aktor pasar mengolah risalah rapat FOMC bulan Maret.

Peningkatan imbal hasil Treasury AS di semua kurva memberikan dukungan rekondisi dikisaran 109,60.

Di depan, bila mood risk-off makin dalam karena itu dolar AS dapat memperoleh kembali momen kenaikannya dan menggerakkan USD / JPY balik ke atas 110,00.

Tetapi, nasib dolar tergantung pada sentimen pasar yang lebih luas dan tanggapan Powell sesudah risalah Fed yang dovish sejumlah besar diacuhkan.

GBP/USD Mengalami Penurunan Ke Posisi 1,3750

Sesudah berfluktuasi di seputar 1,3800, pasangan GBP/USD kehilangan daya magnetnya pada awal sesion Amerika dan sentuh paling rendah baru enam hari 1,3750. Di saat penulisan, pasangan ini turun 0,52% pada pangkalan harian di 1,3752.

Dengan tidak ada penggerak esensial yang berarti, valuasi pasar USD terus menggerakkan gerakan GBP/USD. Disokong oleh peningkatan 1% dalam benchmark yield obligasi Treasury AS 10-tahun, Index Dolar AS mulai kuat dan berbeda positif ini hari di atas 92,30.

Awalnya di sesion ini, data dari AS memperlihatkan jika minus perdagangan barang dan layanan di bulan Februari melebar ke $71,1 miliar, dibandingkan dengan perkiraan riset yakni $70,5 miliar, tapi data ini sejumlah besar diacuhkan oleh aktor pasar.

Di lain sisi, IMP Layanan Markit untuk Inggris di 56,3 dan meleset dari harapan pasar dan perkiraan flash 56,8.

Saat itu, Presiden Chicago Federasi Reserve Bank Charles Evans memperjelas jika Federasi Reserve diprediksi akan menjaga peraturan moneternya untuk beberapa saat.

Tidak bakal ada launching data yang lain dari AS di tersisa ini hari, tapi FOMC akan mengeluarkan risalah tatap muka Maret dan investor akan cari panduan baru berkenaan peluang penetapan waktu perubahan hawkish dalam peraturan.

Leave a Comment

Copyright © 2021. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.