USDJPY Berada Di Bawah Batas Kunci 109

USD/JPY terjerat antara resiko di mana imbal hasil AS terbenam, batasi peningkatan greenback. USD/JPY dalam perdagangan pada 108,80 dan datar pada ini hari di pasar Asia yang semakin tenang di hari Selasa.

Pasar sudah meresap volatilitas susul informasi khusus akhir minggu sesudah Presiden Turki Erdogan mengeluarkan gubernur bank sentra hawkish yang sudah meningkatkan suku bunga referensi sebesar 200bp jadi 19% di hari Kamis.

TRY diambil sekitar -17% lebih rendah sebelumnya yang memberatkan USD/JPY, memaksakan ke posisi paling rendah 108,55 di pembukaan.

Saat itu, dolar AS naik tapi cara barusan terbatasi oleh imbal hasil treasury AS yang mengalami penurunan lebih rendah pada sesion Senin, susul beberapa resiko yang muncul di Turki dan ancaman yang diberi pada Tiongkok.

Imbal hasil obligasi pemerintahan AS 2 tahun masih di 0,14%, dan imbal hasil obligasi pemerintahan 10 tahun mengalami penurunan ke posisi 1,66% saat sebelum naik ke 1,69%.

Saat itu, pembicara Fed akan datang dari masa blackout minggu ini. Michelle W. Bowman dari FOMC, James Bullard, Raphael Bostic, Thomas Barkin, Lael Brainard, dan John Williams semua akan bicara.

Tetapi, benar-benar mustahil jika tiap dasar akan terjadi minggu ini oleh pembicara Fed pada sikap peraturan Fed sesudah tatap muka FOMC pekan kemarin.

Berkenaan geopolitik, Gedung Putih menjelaskan sedang menilai cara seterusnya ke arah Tiongkok sesudah pembicaraan yang tidak membahagiakan di Alaska minggu kemarin di antara petinggi kunci AS dan Tiongkok dan ancaman atas sangkaan pelanggaran di Xinjiang yang dipublikasikan awalnya di hari Senin.

Kami terus mempunyai kedukaan besar berkaitan kejahatan Tiongkok pada kemanusiaan dan genosida pada orang Uighur di Xinjiang, kata jubir Gedung Putih Jen Psaki. Saat dipaksa mengenai ancaman di hari esok, Psaki biarkan kesempatannya masih terbuka.

Kami akan menilai cara seterusnya yang sesuai pengaturan yang kuat dengan sekutu kami di penjuru dunia, ucapnya.

  • EUR/USD masih ada dalam lajur untuk akhiri hari di daerah positif.
  • Index Dolar AS mundur di bawah 91,80 sepanjang sesion awalnya.
  • Imbal hasil obligasi 10-tahun AS mengalami penurunan nyaris 2% di hari Senin.

Sesudah mengawali hari dengan sela bearish, pasangan EUR/USD mengubah arahnya dan naik dengan oke selama seharian.

Dengan greenback ada dalam bawah penekanan bearish baru sepanjang jam perdagangan Amerika tempo hari, pasangan naik ke paling tinggi harian baru di 1,1947. Di saat penulisan, EUR/USD naik 0,33% ini hari di 1,1930.

Imbal hasil obligasi Treasury AS terus menggerakkan performa USD pada beberapa kompetitornya di tengah-tengah kunci penggerak esensial yang berarti.

Leave a Comment

Copyright © 2022. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.