Beberapa waktu terakhir sepanjang sesi Asia hari Kamis (15/4), pasangan USDJPY hari ini terpantau mengalami aksi kenaikan yang lebih tinggi. Sementara pasangan masih bertahan di sekitar nilai tukar 108,88. Dominasi Dolar AS sepertinya telah kembali dan akan membantu pasangan untuk terbang lagi mengincar level nilai tukar 109,00.
Bangkit Pasca Komentar Fed Powell
Kenaikan USDJPY hari ini terjadi setelah indeks Dolar AS mampu bangkit dari penurunan yang dalam. Penurunan sejak Rabu itu terjadi setelah dalam acara pidato, Fed Powell menegaskan memang prospek pertumbuhan berubah positif. Tapi tetap mengingatkan bahwa Fed akan tetap sabar dalam mengambil kebijakan terutama dalam penilaian tingkat inflasi dan juga pekerjaan,
Komentar itu meredupkan harapan akan ada kenaikan suku bunga yang bisa membantu Dolar AS melonjak tinggi. Pada saat yang sama imbal hasil obligasi Treasury juga turun dan membantu USDJPY untuk bearish lebih dalam lagi.
Pada pernyataan itu juga, Fed Powell tampak memberikan sebuah sinyal bahwa kebijakan moneter tidak akan mengalami perubahan. Powell melihat paling tidak sampai tahun 2024 mendatang untuk bisa meningkatkan suku bunga. Alasannya pengangguran bisa membaik tanpa harus menyebabkan inflasi meroket karena ekonomi yang pulih lebih cepat.
Setelah serangkaian katalis yang menahan aksi pembelian Dolar AS tersebut, untuk hari ini sepertinya mulai dikonsolidasi. Pasangan USDJPY hari ini banyak penilaian akan mengalami penguatan menuju ke nilai tukar 109,00.
Untuk bisa mengkonfirmasi arah pergerakan berikutnya, pasar akan menantikan beberapa rilis data ekonom AS nanti malam. AS akan menyampaikan laporan data penjualan eceran dan juga klaim tunjangan pengangguran awal sepekan. Selain itu dinamika sentimen risiko global juga akan terus menjadi katalis penggerak beberapa waktu ke depan. Mengingat di sesi Asia dan sesi Eropa minim data yang bisa jadi penggerak utama.