USDJPY Turun Semakin Drastis

Beberapa transaksi bisnis pekan kemarin positif untuk pasangan USDJPY, yang bergerak menuju penguatan sebesar 106.10, posisi paling tinggi dalam 3 minggu.

Di saat itu, kami memberikan indikasi jika pasangan mata uang itu kemungkinan akan terjaring operasi pemasaran sebab investor masih menunggu Yen untuk safe haven bertambah kuat terhadap dolar.

Dolar saat ini sedang mengikuti pergerakan pada pekan kemarin di mana masih di zona merah dengan jumah rata-rata pada semua mata uang pesaingnya termasuk juga Yen.

Stimulus pajak di AS kembai muncul setlah Gedung Putih saat ini memberikan dukungan program stimulus yang luas, tapi tidak sebesar $2,2 triliun oleh Demokrat. USDJPY memasuki sesi penutupan perdagangan pekan kemarin menurun ke posisi 105.60.

Dalam bulan Agustus kemarin pendapatan serta pengeluaran tenaga kerja Jepang bertambah secara berurutan memasuki kuartal yang sebelumnya tapi tidak sekuat yang diinginkan.

Sedangkan dividen tunai tergelincir sebesar 1,3% dari tahun ke tahun sebelumnya turun sebesar 1,5% pada bulan Juli. Sisi paling besar dari 100.000 pembayaran genting nampaknya sudah dialokasikan.

Berbelanja rumah tangga menurun sebesar 6,9% pada tahun kemarin, semakin membaik dari bulan sebelumnya sebesar 7,6% , tapi beberapa ekonom memprediksi pengurangan sebesar 6,7%.

Data itu bersamaan dengan pemulihan kondisi di Jepang, serta laporan BoJ memperlihatkan kenaikan terhadp 8 dari 9  wilayah negara.

Pasangan USDJPY sudah bearish dari sejak pekan terakhir bulan Maret, saat pembalikan dari menurunnya COVID-19 sudah berakhir.

Posisi tertinggi  pergerakan semakin rendah , sebab sentimen terus sedikit negative yang mengakibatkan efek ketidakpastian yang terus bertambah.

BoJ sudah memutuskan suku bunga sebesar 0,10%, jadi sedikit yang dapat mereka potong di situ. Tapi pelemahannya belum berhenti, ditambah lagi sesudah laporan negatif dari Jepang untuk sesi pembuka pagi ini.

Berikut tanggapan Gubernur BOJ Kearin:

         Kami masih memiliki beberapa kebijakan

         Kami tidak ragu untuk mengurangi lebih banyak jika diperlukan

         BOJ berpikir terbuka serta fleksibel

         Kami sedang mengawasi efek COVID-19 lebih jeli

         BOJ diprioritaskan di pembiayaan perusahaan untuk kestabilan pasar

Analisis Teknikal USDJPY Hari Ini

Pasangan USDJPY masih akan terus ikuti irama dari konsentrasi informasi dollar yang akan ramai dlam minggu ini. Dengan demikian kami menginginkan volatilitas yang semakin bertambah.

Pengurangan USDJPY sekarang ini akan bertemu dengan suport posisi yang ada di angka 105.20 s/d 105.00 yang sempat tersentuh dalam beberapa waktu lalu.

Leave a Comment

Copyright © 2020. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.