— JAKARTA – Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan untuk menyerahkan jabatannya sebagai Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara pada Selasa, 15 September 2026, pukul 10.30 WIB. Acara serah terima jabatan (sertijab) ini akan diselenggarakan di Aula Juanda, Gedung Juanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.

Undangan resmi mengenai acara ini telah dikirimkan oleh Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kepada sejumlah media pada Senin malam. “Bersama ini kami mengundang rekan-rekan media untuk meliput Serah Terima Jabatan Menteri Keuangan,” demikian bunyi undangan tersebut.

Sertijab ini menandai peralihan resmi tampuk kepemimpinan di Kementerian Keuangan. Suahasil Nazara ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Suahasil sendiri telah resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Senin sore di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Suahasil mengaku baru mengetahui penunjukannya pada Senin pagi dan langsung diminta untuk bersiap mengikuti proses pelantikan. “Prosesnya disampaikan tadi pagi dan saya diminta bersiap untuk pelantikan pada sore hari ini,” ungkap Suahasil.

Setelah pelantikan, Suahasil langsung mendatangi Kantor Kementerian Keuangan. Dalam sambutan pertamanya di hadapan jajaran Kemenkeu di Aula Gedung Djuanda I, ia menegaskan fokus utama yang diberikan Presiden adalah menjaga keuangan negara. Ia menekankan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan terus diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas.

“Dapat tugasnya adalah menjaga keuangan negara, memastikan keuangan negara kita akan terus menjadi APBN yang menumbuhkan, APBN yang menstabilkan ekonomi kita, bermanfaat paling maksimal untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” ujar Suahasil.

Menurutnya, manfaat APBN harus dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat melalui peningkatan konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah, hingga aktivitas ekspor.

Suahasil juga memberikan jaminan bahwa pergantian pucuk pimpinan di Kementerian Keuangan tidak akan menghentikan program dan tugas yang telah berjalan. Seluruh pekerjaan akan dilanjutkan tanpa perubahan fundamental.

“Melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan. Kita bukan masalah berubah-berubah. Ini melanjutkan kegiatan, melanjutkan aktivitas, melanjutkan semua tugas fungsi dari Kementerian Keuangan, yaitu untuk menjaga APBN, menumbuhkan ekonomi, menstabilkan ekonomi,” jelasnya.

Selain memastikan keberlanjutan program, Suahasil turut mengajak seluruh jajaran Kemenkeu untuk tetap solid dan menjaga kredibilitas institusi di mata publik.

“Kita lanjutkan pekerjaan kita masing-masing, dan kita buat Kementerian Keuangan yang kredibel, yang bisa dipercaya, yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Dalam agenda awal kepemimpinannya, Suahasil memastikan bahwa Kemenkeu akan segera menggelar konferensi pers mengenai APBN KiTa. Data APBN untuk bulan Juli dan Agustus 2026 akan disampaikan secara lengkap dalam kesempatan tersebut.

“Ya nanti Juli sama Agustus udah kita rapel, ya. Kita rapel pakai data yang lengkap,” pungkasnya.