DailyFX.ID — PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan sejumlah pihak yang bergerak di industri pelayaran. Langkah strategis ini bertujuan untuk mendukung pengembangan sektor pelayaran wisata di Indonesia. Penandatanganan kesepakatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Yacht Festival (IYF) 2026 yang diselenggarakan di Benoa, Bali.
BKI menjalin kerja sama melalui penandatanganan MoU dengan Indonesian National Shipowners’ Association (INSA), PT Jasaraharja Putera, dan PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero). Fokus utama kolaborasi ini adalah pengembangan industri pelayaran, yang mencakup peningkatan aspek keselamatan, kelayakan teknis kapal, serta manajemen risiko maritim khusus untuk sektor wisata.
Dokumen kesepahaman ini ditandatangani oleh R. Benny Susanto selaku Direktur Utama BKI, Abdul Haris selaku Direktur Utama PT Jasaraharja Putera, Carmelita Hartoto selaku Ketua Umum INSA, dan Delil Khairat selaku Direktur Teknik PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero).
Direktur Utama BKI, R. Benny Susanto, menyatakan bahwa penguatan fungsi klasifikasi dan penerapan standar keselamatan yang kokoh sangat penting. Hal ini perlu didukung secara kolektif untuk mewujudkan ekosistem maritim yang aman dan mampu bertahan dalam jangka panjang, terutama di sektor pariwisata.
“Melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, BKI optimistis bahwa melalui penguatan fungsi klasifikasi dan penerapan standar keselamatan akan memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan dunia maritim di sektor pariwisata yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang mampu bersaing di tingkat global,” ujar Benny dalam keterangan resmi yang diterima pada Kamis (13/8/2026).
Selain itu, dalam rangkaian acara yang sama, BKI juga turut menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Tringgading Agung Pratama, PT Wisata Biru Indonesia, dan PT Pelayaran Wisata Laut Varuna Sakti. Kesepakatan ini juga memiliki tujuan serupa, yaitu mendukung pengembangan industri pelayaran dan peningkatan standar keselamatan maritim di sektor pariwisata.
Melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan ini, BKI berkomitmen untuk memperkuat penerapan standar keselamatan pada industri pelayaran wisata. Diharapkan, upaya ini akan mendorong terciptanya kegiatan pelayaran wisata yang lebih aman dan dapat diandalkan. Lebih lanjut, inisiatif ini juga diharapkan dapat mendukung pengembangan industri pariwisata maritim secara berkelanjutan di Indonesia.
Ikuti DailyFX.ID
