DailyFX.ID — JAKARTA – PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) memastikan bakal mengoptimalkan pengapalan kargo gas alam cair (LNG) untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik mulai September 2026. Perusahaan ini mengalokasikan total 15 kargo untuk pasar domestik pada tahun 2026.
Dari total 15 kargo tersebut, sebanyak 6 kargo telah berhasil direalisasikan. Sisa 9 kargo lainnya dijadwalkan akan digeber pada periode akhir 2026.
Menurut Plant Deputy General Manager DSLNG, Sugianto Darsani, pengapalan kargo LNG untuk pelanggan domestik memang cenderung meningkat menjelang akhir tahun. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa selama Januari hingga Agustus 2026, kebutuhan LNG domestik disuplai oleh LNG Tangguh dan Badak LNG.
“Nah, kami (DSLNG) setelah Agustus ini. Nanti, kami yang banyak suplai (LNG). Jadi kami mengikuti pembagiannya,” ujar Sugianto saat kegiatan kunjungan lokasi ke fasilitas kilang DSLNG pada Senin (17/8/2026).
Pengapalan kargo LNG untuk pasar domestik yang dilakukan DSLNG pada sisa tahun 2026 ini akan semakin menambah catatan kontribusi Donggi Senoro, perusahaan LNG yang berlokasi di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, dalam memenuhi kebutuhan gas di dalam negeri.
Sejak beroperasi pada 2015 hingga Agustus 2026, Sugianto merinci, DSLNG telah mengapalkan sebanyak 492 kargo LNG. Secara rata-rata, perusahaan ini mengirimkan 41 kargo per tahun atau sekitar 3 kargo per bulan.
Dengan tambahan 12 kargo LNG pada periode September hingga Desember 2026, total kargo yang dipenuhi DSLNG sejak awal beroperasi hingga akhir Desember 2026 diperkirakan akan mencapai 504 kargo.
Secara spesifik untuk tahun berjalan 2026, DSLNG telah merealisasikan pengapalan sekitar 28 kargo dari total kuota 41 kargo. Dari total 15 kargo LNG domestik yang dialokasikan, 8 kargo merupakan pesanan dari PT Pertamina Gas Negara Tbk (PGAS). Sementara itu, 26 kargo LNG lainnya dijual oleh DSLNG kepada pelanggan luar negeri.
Perlu diketahui, selain memasok LNG ke PT Pertamina Gas Negara, Donggi Senoro juga menjual LNG kepada PT PLN (Persero). Di pasar internasional, DSLNG menyuplai LNG untuk pelanggan seperti JERA, Kyushu Electric Power Co. Inc., dan Korea Gas Corporation (Kogas).
Menyikapi peningkatan permintaan LNG di pasar domestik, manajemen DSLNG telah meminta pengertian dari para pembeli di luar negeri. Permintaan ini disampaikan mengingat kontrak pembelian LNG dengan mereka bersifat jangka panjang dan akan berakhir hingga Desember 2027.
Untungnya, para pembeli luar negeri dapat memahami situasi tersebut. Peningkatan permintaan LNG domestik ini merupakan bagian dari regulasi pemerintah. “Jadi, dikurangi saja (jatah untuk pembeli luar negeri). Akhirnya, kemungkinan mereka (pelanggan luar negeri) membeli dari spot kargo (untuk memenuhi kebutuhan LNG mereka) dan alhamdulillah kami nggak kena penalti,” tutup Sugianto.
Ikuti DailyFX.ID
