— Pangeran Harry dikabarkan sedang dalam proses persiapan sebuah proyek film dokumenter yang didedikasikan untuk memperingati 30 tahun wafatnya sang ibu, Diana Frances Spencer, atau Putri Wales. Proyek ini dipersiapkan sebagai bentuk penghormatan yang mendalam menjelang peringatan tiga dekade kepergian Putri Diana pada 31 Agustus tahun depan.

Menurut laporan The Telegraph, Pangeran Harry telah menjalin komunikasi dengan sejumlah teman dekat dan kerabat almarhumah ibunya untuk dilibatkan dalam produksi dokumenter ini. Salah satu tokoh yang dihubungi adalah paman Harry, Charles Spencer, yang merupakan adik kandung Putri Diana.

Namun, partisipasi dari pihak keluarga masih belum dapat dipastikan. Charles Spencer dalam bukunya “Swan Song: Diana, My Sister” pernah menyatakan keengganannya untuk terus-menerus menjadi narasumber dalam berbagai tayangan mengenai mendiang saudaranya. Ia mengungkapkan kekhawatiran bahwa program-program tersebut seringkali menyajikan narasi yang kurang sempurna atau tidak akurat.

Pertimbangan Opsi Proyek Penghormatan

Sebuah sumber terdekat Pangeran Harry menyampaikan bahwa ia telah merancang beberapa opsi proyek potensial untuk menandai momen penting tersebut. Meskipun demikian, hingga kini belum ada keputusan resmi yang telah ditetapkan.

“Belum ada yang diputuskan atau dikonfirmasi. Pangeran Harry masih mempertimbangkan cara terbaik untuk menghormati kenangan akan ibunya sepanjang tahun penting tersebut,” ungkap sumber tersebut.

Di sisi lain, hubungan keluarga juga diwarnai ketegangan setelah Charles Spencer sebelumnya menuding pihak Istana Buckingham dan Raja Charles III melakukan tindakan gaslighting atau manipulasi psikologis pascareaksi istana terhadap peluncuran buku memoarnya.

Tragedi kecelakaan mobil yang merenggut nyawa Putri Diana di Paris pada 31 Agustus 1997 merupakan salah satu peristiwa paling membekas dalam sejarah modern Kerajaan Inggris. Kepergian sosok yang dijuluki “People’s Princess” tersebut memicu duka mendalam secara global dan secara fundamental mengubah hubungan antara pihak kerajaan, media, serta masyarakat.

Bagi Pangeran Harry dan Pangeran William, warisan nilai-nilai kemanusiaan yang ditanamkan oleh sang ibu terus menjadi inspirasi utama dalam berbagai kegiatan sosial yang mereka jalani. Menjelang tiga dekade kepergiannya, ingatan publik terhadap Putri Diana tetap kuat, sementara perhatian dunia juga terus tertuju pada dinamika hubungan antara Pangeran Harry, keluarga Spencer, dan Istana Buckingham.