DailyFX.ID — JAKARTA – PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), menyalurkan bantuan kebutuhan dasar senilai Rp75 juta kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini disalurkan melalui program Relawan Bakti BUMN secara bertahap mulai 16 hingga 19 Agustus 2026 ke sejumlah wilayah yang terdampak bencana.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyampaikan rasa empati kepada seluruh masyarakat yang terdampak gempa. Ia menyatakan bahwa bantuan yang disalurkan sehari setelah bencana terjadi merupakan bentuk respons cepat terhadap kebutuhan mendesak masyarakat dalam kondisi darurat. Bantuan tersebut meliputi beras, gula, minyak, dan selimut.
“Bantuan kami distribusikan bersama Pupuk Indonesia. Penyalurannya dilakukan secara bertahap, saat ini berupa kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat pada masa tanggap darurat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak,” ujar Daconi dalam keterangan rilisnya.
Sebelumnya, Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT. Program ini awalnya difokuskan pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan sektor pertanian melalui program TAJUMASE (Tani Maju Makmur Sejahtera).
Namun, situasi berubah ketika gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, NTT pada Sabtu, 15 Agustus. Peristiwa ini membuat fokus kegiatan disesuaikan dari agenda pemberdayaan menjadi dukungan tanggap darurat bagi masyarakat yang menjadi korban gempa.
“Program ini awalnya kami siapkan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Namun ketika terjadi bencana, kebutuhan masyarakat tentu menjadi prioritas. Karena itu, kami bersama Pupuk Indonesia dan Relawan Bakti BUMN bergerak menyesuaikan program agar kehadiran kami di NTT memberikan manfaat yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini,” jelas Daconi.
Daconi menambahkan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Petrokimia Gresik melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi darurat.
“NTT memang jauh dari Gresik, tetapi jarak tidak menjadi penghalang bagi kami untuk menunjukkan kepedulian. Kami ingin masyarakat terdampak merasakan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini. Ada semangat gotong-royong dan dukungan dari Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia untuk membantu mereka melewati masa sulit ini,” tuturnya.
Petrokimia Gresik berharap kondisi di wilayah terdampak segera pulih sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitasnya seperti sedia kala. “Semoga seluruh masyarakat NTT diberikan kekuatan dan ketabahan, para korban yang terluka segera pulih, serta kondisi di wilayah terdampak segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” tambahnya.
Gempa bumi kuat yang mengguncang NTT dilaporkan menyebabkan dampak signifikan di sejumlah wilayah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin, 17 Agustus, gempa tersebut tercatat menyebabkan 53 orang meninggal dunia dan 135 orang mengalami luka-luka. Korban tersebar di beberapa kabupaten, termasuk Manggarai dan Manggarai Timur.
Pada periode yang sama, BNPB juga mencatat 914 rumah rusak berat, 126 rumah rusak sedang, dan 317 rumah rusak ringan. Selain itu, kerusakan juga terjadi pada 93 fasilitas pendidikan, 36 fasilitas kesehatan, dan 38 kantor pemerintah.
Ikuti DailyFX.ID
