DailyFX.ID — JAKARTA – Perombakan Kabinet Merah Putih di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali terjadi. Pada 14 September 2026, posisi Menteri Keuangan berganti dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara. Pergantian ini menjadi bagian dari rangkaian perombakan yang berlangsung secara bertahap sejak Februari 2025 hingga September 2026. Perubahan tidak hanya mencakup posisi menteri, tetapi juga wakil menteri, pimpinan badan, hingga pucuk pimpinan bank sentral.
Rangkaian perombakan dimulai pada Februari 2025 di sektor pendidikan tinggi. Saat itu, Brian Yuliarto ditunjuk menggantikan Satryo Brodjonegoro sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Perombakan lebih besar terjadi pada September 2025 dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, pemerintah melakukan pergantian di sejumlah pos ekonomi dan ketenagakerjaan. Purbaya Yudhi Sadewa ditunjuk menggantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan. Pada saat yang sama, Mukhtarudin menggantikan Abdul Kadir Karding sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran, sedangkan Ferry Joko Yuliantono mengisi posisi Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi.
Gelombang kedua pada September 2025 menyasar sektor politik, keamanan, pemuda, dan komunikasi. Djamari Chaniago ditunjuk menggantikan Budi Gunawan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Selain itu, Erick Thohir menggantikan Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Angga Raka Prabowo menggantikan Hasan Nasbi sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, sementara Muhammad Qodari ditunjuk menggantikan AM Putranto sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
Sebulan kemudian, pada Oktober 2025, kembali terjadi perubahan di posisi strategis. Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu beralih tugas menjadi Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Memasuki 2026, rotasi pejabat kembali berlanjut. Pada April 2026, Muhammad Qodari ditunjuk memimpin Badan Komunikasi menggantikan Angga Raka Prabowo. Posisi Kepala KSP kemudian diserahkan kepada Dudung Abdurachman. Pada periode yang sama, posisi Menteri Lingkungan Hidup juga berganti. Hanif Faisol Nurofiq digantikan oleh Jumhur Hidayat.
Perubahan struktur pemerintahan juga terjadi di Badan Gizi Nasional (BGN). Pada Juni 2026, pimpinan BGN dirombak serentak. Nanik S. Deyang menggantikan Dadan Hindayana sebagai pimpinan BGN. Sementara itu, Agustina Arumsari dan Trenggono masing-masing menggantikan Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya sebagai wakil kepala.
Namun, perubahan di BGN kembali terjadi sebulan kemudian. Pada Juli 2026, Nanik S. Deyang digantikan oleh Sudaryono sebagai pimpinan BGN.
Rangkaian pergantian pejabat kemudian berlanjut hingga September 2026. Pada 2 September 2026, posisi Gubernur Bank Indonesia (BI) diserahterimakan dari Perry Warjiyo kepada Destry Damayanti. Dua pekan kemudian, pada 14 September 2026, kursi Menteri Keuangan kembali mengalami pergantian. Suahasil Nazara ditunjuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Dengan demikian, rangkaian perombakan pada era Prabowo sejak 2025 hingga September 2026 telah menyentuh berbagai sektor pemerintahan, mulai dari pendidikan, ekonomi, ketenagakerjaan, politik dan keamanan, olahraga, komunikasi, lingkungan hidup, hingga badan pemerintah dan bank sentral.
Ikuti DailyFX.ID
