— JAKARTA – Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) berhasil membalikkan keadaan pada perdagangan Rabu, 26 Agustus 2026, dengan mencatatkan pembelian bersih (net buy) oleh investor asing senilai Rp 102,68 miliar. Perubahan ini merupakan kebalikan dari hari sebelumnya, di mana pada Selasa, 25 Agustus 2026, saham DSSA tercatat mengalami jual bersih (net sell) investor asing sebesar Rp 56,31 miliar.

Pada penutupan perdagangan kemarin, saham emiten Grup Sinar Mas ini tercatat menguat tipis 0,47% ke level Rp 1.070 per saham. Tren positif ini berlanjut karena saham DSSA selalu berada di zona hijau dalam tiga hari bursa terakhir. Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, saham Dian Swastatika Sentosa bahkan telah berhasil menguat signifikan sebesar 122,92%.

Di sisi lain, transaksi saham DSSA kembali terjadi di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin. Sebanyak 11.800.000 lot saham diperdagangkan pada harga Rp 1.065 per saham, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 1,3 triliun. Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang dikeluarkan terkait detail transaksi di pasar negosiasi tersebut.

Sebelumnya, Dian Swastatika Sentosa (DSSA) sempat mengumumkan rencana untuk melakukan pengalihan saham hasil pembelian kembali (buyback) perseroan. Rencana ini dijadwalkan mulai 10 Agustus 2026 hingga selesai. Pengalihan ini akan mencakup sebanyak-banyaknya 9.631.904.000 saham treasuri DSSA, atau setara dengan maksimal 5% dari total saham yang diterbitkan dan dicatatkan di BEI.

Manajemen DSSA menyatakan bahwa pengalihan saham tersebut akan dilakukan sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jika diasumsikan harga per saham adalah Rp 975, nilai total pengalihan ini dapat mencapai Rp 9,3 triliun. Anggota Bursa Efek Indonesia yang ditunjuk untuk melaksanakan pengalihan saham ini adalah Sinarmas Sekuritas.