DailyFX.ID — Investor asing tercatat melakukan transaksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 264,3 miliar pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 27 Agustus 2026. Aksi jual ini terfokus pada dua emiten, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Berdasarkan data yang dirilis oleh Stockbit Sekuritas, asing mencatatkan net sell saham BBRI senilai Rp 145,9 miliar. Jumlah ini dihitung berdasarkan harga rata-rata saham pada sesi I perdagangan. Total volume saham BBRI yang dijual asing mencapai 46,9 juta lembar.
Aksi jual di pasar reguler ini terjadi ketika harga saham BBRI mengalami pelemahan. Hingga berita ini diturunkan, saham BBRI tercatat melemah 0,32% ke level Rp 3.120 per saham. Meskipun demikian, dalam satu bulan terakhir, saham BBRI masih menunjukkan penguatan sebesar 5,4%. Namun, secara year to date (ytd), saham BBRI mengalami penurunan 14,7%.
Data dari IDX menunjukkan bahwa saham BBRI telah ditransaksikan sebanyak 74,9 juta lembar dengan frekuensi mencapai 15.190 kali, menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp 233 miliar. Perdagangan pada hari sebelumnya, Rabu (26/8/2026), juga menunjukkan tren serupa, di mana saham BBRI banyak dijual oleh investor asing dengan net sell mencapai Rp 30,7 miliar.
Selain BBRI, investor asing juga mencatatkan net sell pada saham GOTO senilai Rp 127,5 miliar, berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volume saham GOTO yang dilepas asing adalah sebanyak 2,5 juta lembar.
Aksi jual GOTO ini terjadi saat harga sahamnya dilaporkan stagnan di level Rp 50 per saham. Dalam sebulan terakhir, pergerakan saham GOTO juga dilaporkan stagnan. Sementara itu, secara year to date (ytd), saham GOTO mengalami penurunan sebesar 21,8%.
Data IDX mencatat bahwa total saham GOTO yang ditransaksikan mencapai 8.213 juta lembar dengan frekuensi 490 kali, menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp 410,6 juta.
Ikuti DailyFX.ID
