DailyFX.ID — JAKARTA – Antrean jual saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) membeludak pada sesi I perdagangan, Kamis (13/8/2026). Data dari aplikasi Stockbit Sekuritas menunjukkan antrean jual di harga Rp 50, atau harga gocap, mencapai 248.416.224 lot saham. Jika dikalkulasikan, nilai antrean jual tersebut mencapai Rp 1,2 triliun.
Sementara itu, realisasi transaksi saham GOTO di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) baru mencapai 9,96 juta saham yang diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp 498 juta. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan signifikan antara minat jual dan volume transaksi yang terealisasi di pasar reguler.
Di sisi lain, terjadi transaksi saham GOTO di pasar negosiasi BEI. Mengacu pada data RTI, sebanyak 16.260.909 lot saham GOTO ditransaksikan di pasar negosiasi dengan harga Rp 33 per saham. Nilai keseluruhan dari transaksi negosiasi ini mencapai Rp 53,7 miliar.
Pergerakan harga dan antrean jual yang masif ini terjadi menyusul pengumuman MSCI yang akan mengeluarkan saham GOTO dari perhitungan indeks MSCI Global Standard untuk tinjauan Agustus 2026. Selain itu, MSCI juga mengumumkan akan mengeluarkan GOTO dari MSCI Indonesia Investable Market Index dengan menggunakan harga sistem terendah.
Langkah MSCI ini diambil karena adanya potensi masalah replikasi indeks yang terkait dengan likuiditas yang sangat rendah. Likuiditas yang rendah ini disebabkan oleh penerapan harga minimum saham GOTO yang dapat diperdagangkan sebesar Rp 50 per saham di BEI sejak penutupan bursa 13 Mei 2026.
Ikuti DailyFX.ID
