DailyFX.ID — PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau WIKA Beton telah menetapkan sejumlah proyek strategis nasional (PSN) sebagai fokus utama bisnisnya pada tahun 2027. Proyek-proyek ini sejalan dengan program pemerintah dan diharapkan menjadi tulang punggung pertumbuhan perseroan.
Di antara proyek yang diincar adalah pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall, pengembangan potensi gas di Maluku, serta proyek hilirisasi untuk smelter alumina. Direktur Utama WIKA Beton, Kuntjara, menyatakan bahwa proyek-proyek tersebut merupakan target utama perseroan di tahun 2027.
Selain PSN, WIKA Beton juga tidak menutup kemungkinan untuk membidik proyek-proyek konvensional. Salah satunya adalah proyek jalan tol, khususnya di wilayah Jakarta, yang rencananya akan dilanjutkan pada tahun 2027 setelah sempat mengalami penundaan.
Target Kontrak 2026 Tetap Menjanjikan
Direktur Pemasaran dan Pengembangan WIKA Beton, Rija Judaswara, menyampaikan bahwa prospek pasar beton pracetak masih menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari perolehan kontrak baru perseroan hingga Juli 2026 yang telah mencapai angka Rp2,27 triliun.
Perolehan ini memberikan momentum yang baik bagi WIKA Beton untuk mencapai target kontrak baru pada akhir tahun 2026, yang diproyeksikan berada di kisaran Rp3,8 triliun hingga Rp4 triliun. Sejumlah proyek yang ada saat ini, menurut Rija, bahkan sudah memasuki tahap penawaran atau negosiasi.
Meskipun demikian, Rija menambahkan bahwa proyek dari sektor infrastruktur diprediksi akan tetap mendominasi. Namun, perseroan juga aktif menggarap proyek dari sektor lain seperti industri, pertambangan, dan kelistrikan.
“Untuk proyek-proyek yang kami sasar pada tahun ini, potensinya lebih dari Rp1,5 triliun untuk mendukung target pencapaian kontrak akhir tahun kami di kisaran Rp3,8-4 triliun,” pungkas Rija.
Ikuti DailyFX.ID
