DailyFX.ID — Sebanyak 10 saham tercatat mengalami penurunan harga yang signifikan, menyebabkan kerugian besar bagi para investor selama periode perdagangan 18-21 Agustus 2026. Penurunan harga saham-saham ini berkisar antara 9% hingga 35%.
Di antara saham-saham yang masuk daftar ‘top losers’ pekan ini adalah PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) dan PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK). Harga saham TCPI dilaporkan anjlok 35,5% dari Rp 3.600 menjadi Rp 2.320. Sementara itu, saham BAIK tergelincir 23% dari Rp 390 menjadi Rp 300.
Selain kedua saham tersebut, PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) juga mengalami pelemahan 18,2% menjadi Rp 286. PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) terpangkas 15,3% ke level Rp 165, dan PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) jeblok 13,2% ke posisi Rp 3.470.
Saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) turut melemah 10,5% menjadi Rp 1.060. Disusul oleh PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) yang melemah 10,3% ke Rp 520, dan PT MD Entertainment Tbk (FILM) turun 10% menjadi Rp 810.
Saham PT Calculus Global Ventures Tbk (STAR) juga terpantau jatuh 9,9% ke level Rp 418, serta PT Link Net Tbk (LINK) yang terpangkas 9,3% menjadi Rp 1.500.
Meskipun terdapat saham-saham yang anjlok, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara keseluruhan mencatat kenaikan sebesar 1,93% sepanjang pekan ini, ditutup pada level 6.525,6 dari posisi 6.401,8 pada pekan sebelumnya. Nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) pun meningkat 1,83% menjadi Rp 11.449 triliun.
Volume transaksi harian rata-rata BEI juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 47,9% menjadi 50,3 miliar saham. Frekuensi transaksi harian rata-rata naik 5,52% menjadi 2,21 juta kali transaksi, dan rata-rata nilai transaksi harian meningkat 2,36% menjadi Rp 15,57 triliun.
Pada penutupan perdagangan Jumat lalu, investor asing mencatatkan nilai beli bersih (net buy) sebesar Rp 974,5 miliar. Namun, secara akumulatif sepanjang tahun 2026, investor asing masih mencatat nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp 70,64 triliun.
Ikuti DailyFX.ID
