— JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan terakhir sangat dipengaruhi oleh sepuluh saham unggulan. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 18-21 Agustus 2026, saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) tercatat sebagai penggerak terbesar.

BYAN memberikan kontribusi 19,5 poin terhadap IHSG, didorong oleh kenaikan harga saham sebesar 8,3%. Kapitalisasi pasar saham publik (market capitalization free float/MCFF) BYAN mencapai Rp 110,6 triliun.

Posisi kedua ditempati saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan sumbangan 16 poin. Kenaikan harga saham BBRI sebesar 3,5% didukung oleh MCFF yang mencapai Rp 205,1 triliun. Menyusul di belakangnya adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang menyumbang 11,1 poin melalui kenaikan harga 12,1% dan MCFF Rp 44,9 triliun.

Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga turut berkontribusi signifikan dengan 8,8 poin, seiring kenaikan harga 4,9% dan MCFF Rp 82,1 triliun. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyumbang 8,8 poin dengan kenaikan harga 1,57% dan MCFF Rp 247,6 triliun. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melengkapi daftar ini dengan 5,5 poin, kenaikan 8,2%, dan MCFF Rp 31,3 triliun.

Selain itu, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) juga menjadi penggerak penting. BMRI berkontribusi 4 poin (kenaikan 1,2%, MCFF Rp 149,8 triliun), DSSA 3,8 poin (kenaikan 4,48%, MCFF Rp 39,1 triliun), BBNI 3,3 poin (kenaikan 2,75%, MCFF Rp 53,5 triliun), dan EMAS 3,2 poin (kenaikan 4,6%, MCFF Rp 31,9 triliun).

Saham Top Gainers Mencetak Cuan Jumbo

Dalam periode yang sama, beberapa saham berhasil mencatatkan kenaikan harga yang fantastis dan masuk dalam daftar top gainers atau saham dengan keuntungan terbesar. PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) memimpin daftar ini dengan lonjakan harga mencapai 76,7%, dari Rp 206 menjadi Rp 364.

PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) menyusul dengan kenaikan 75,4% menjadi Rp 4.580, diikuti oleh PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) yang melonjak 62,6% ke level Rp 200. PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) juga mencatat pertumbuhan impresif sebesar 52,7% menjadi Rp 3.070.

Saham-saham lain yang menunjukkan performa kuat antara lain PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) yang naik 44,3% menjadi Rp 179, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menguat 41% ke Rp 330, dan PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) naik 32,5% menjadi Rp 167.

PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) mencatatkan kenaikan 29,1% menjadi Rp 540, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) meningkat 29% ke Rp 640, dan PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) terkerek 27,7% menjadi Rp 230.

IHSG Menguat di Akhir Pekan

Secara keseluruhan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan peningkatan sebesar 1,93% sepanjang pekan ini. IHSG ditutup pada level 6.525,6, naik dari posisi 6.401,8 pada pekan sebelumnya. Nilai kapitalisasi pasar (market cap) BEI juga turut terdorong naik sebesar 1,83% menjadi Rp 11.449 triliun, bertambah Rp 206 triliun dari pekan sebelumnya.