— JAKARTA – Investor asing melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 326,9 miliar pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/8/2026). Porsi terbesar pembelian asing difokuskan pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Berdasarkan data yang dihimpun dari BEI, asing mencatatkan net buy saham BBCA senilai Rp 236,7 miliar. Transaksi ini dilakukan pada volume 37,6 juta saham, dihitung berdasarkan harga rata-rata saat sesi I berlangsung. Aksi beli ini terjadi di pasar reguler, meskipun saham BBCA tercatat mengalami pelemahan.

Hingga berita ini ditayangkan, saham BBCA mengalami pelemahan 0,4% ke level Rp 6.275. Dalam satu bulan terakhir, saham BBCA tercatat naik 1,6%, namun secara year-to-date (ytd), sahamnya masih terkoreksi 22,2%. Data IDX mencatat, sebanyak 40,5 juta saham BBCA telah ditransaksikan dengan frekuensi 7.474 ribu kali, menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp 254,8 miliar.

Perdagangan hari ini berbanding terbalik dengan kemarin, Selasa (11/8/2026), di mana saham BBCA banyak dilepas oleh investor asing dengan total net sell mencapai Rp 64,8 miliar. CGS International Sekuritas Indonesia dalam catatan analisnya untuk perdagangan Rabu (12/8/2026) memproyeksikan target terdekat saham BBCA berada di kisaran harga Rp 6.400 hingga Rp 6.500. Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia menyatakan harga saham BBCA memiliki area support di Rp 6.100-Rp 6.200.