DailyFX.ID — JAKARTA – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menjalin kerja sama strategis dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI guna memperkuat digitalisasi pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kolaborasi ini memungkinkan nasabah BSN untuk menunaikan ZIS secara mudah melalui aplikasi mobile banking Bale Syariah by BSN, yang kini telah terintegrasi langsung dengan sistem Baznas.
Inisiatif ini diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat dalam menunaikan kewajiban ZIS, tetapi juga meningkatkan transparansi dalam pengelolaan dana sosial keagamaan di Indonesia.
Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor, menyatakan bahwa integrasi layanan ini merupakan bagian integral dari upaya perseroan dalam membangun ekosistem keuangan syariah yang komprehensif. Ekosistem ini tidak hanya fokus pada layanan komersial, tetapi juga memberikan dukungan kuat bagi aktivitas filantropi Islam.
“Sinergi dengan Baznas merupakan kolaborasi yang sangat natural. Bank BSN menyediakan layanan keuangan dan akses kepada nasabah, sementara Baznas memiliki amanah besar dalam pengelolaan zakat secara nasional,” jelas Alex.
Melalui platform Bale Syariah, masyarakat kini dapat melakukan berbagai jenis pembayaran ZIS secara digital, meliputi zakat maal, zakat penghasilan, infak, hingga pembayaran qurban. Seluruh transaksi yang dilakukan melalui aplikasi ini akan terhubung langsung dengan sistem Baznas, sehingga nasabah akan menerima notifikasi secara otomatis.
Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, menyambut baik langkah modernisasi pengelolaan dana sosial keagamaan ini. Menurutnya, digitalisasi menawarkan tingkat kepastian dan transparansi yang lebih tinggi bagi masyarakat dalam menunaikan zakat serta berdonasi.
“Di Bank BSN sudah ada layanan ZIS di Mobile Banking Bale Syariah dan sudah terintegrasi. Jadi, masyarakat yang menunaikan ZIS ke Baznas melalui Bank BSN akan menerima notifikasi secara langsung,” ujar Sodik.
Sodik menambahkan, kemudahan pembayaran digital berpotensi signifikan dalam memperluas basis muzaki (wajib zakat) dan donatur. Hal ini krusial mengingat potensi penghimpunan ZIS nasional yang masih sangat besar, dan digitalisasi dapat secara efektif mengurangi hambatan bagi masyarakat untuk menunaikan zakat dan berdonasi.
Baznas menaruh harapan besar bahwa kerja sama dengan Bank BSN ini dapat memberikan dukungan optimal bagi berbagai program sosial yang dijalankan, mencakup pengentasan kemiskinan, peningkatan sektor pendidikan dan kesehatan, penyediaan hunian layak, ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, hingga respons cepat dalam penanganan bencana.
Pengguna Bale Syariah Tembus 225.000
Pengembangan layanan ZIS oleh Bank BSN dilakukan seiring dengan pertumbuhan pesat penggunaan kanal digital perseroan. Hingga saat ini, aplikasi Bale Syariah telah berhasil menarik lebih dari 225.000 pengguna aktif. Akumulasi transaksi yang tercatat mencapai lebih dari 2 juta transaksi dengan total nilai mencapai Rp4,88 triliun.
Alex Sofjan Noor optimis bahwa integrasi dengan Baznas akan semakin memperluas fungsi Bale Syariah. Aplikasi ini diharapkan tidak hanya menjadi kanal transaksi keuangan utama bagi masyarakat, tetapi juga berperan aktif sebagai bagian integral dari ekosistem ekonomi syariah yang lebih luas.
“Melalui integrasi di Bale Syariah, masyarakat kini dapat membayar zakat maal, zakat penghasilan, infak, hingga qurban secara seamless langsung dari genggaman,” tuturnya.
Pengembangan ekosistem digital ini berjalan paralel dengan ekspansi bisnis Bank BSN secara keseluruhan. Per tanggal 31 Juli 2026, total aset perseroan tercatat sebesar Rp81,1 triliun. Sementara itu, portofolio pembiayaan mencapai Rp62 triliun, didukung oleh Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp64,1 triliun. Dalam periode yang sama, Bank BSN berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp643,6 miliar.
Di sektor pembiayaan perumahan, Bank BSN menunjukkan kinerja positif dengan penyaluran KPR subsidi yang telah mencapai sekitar 33.000 unit hingga Juli 2026. Untuk KPR non-subsidi, pembiayaan yang disalurkan tercatat sebesar Rp2,68 triliun.
Dengan adanya integrasi pembayaran ZIS ini, Bank BSN dan Baznas menargetkan layanan digital tidak hanya mampu mempermudah transaksi zakat, tetapi juga secara signifikan memperkuat sinergi dan keterhubungan antara sistem perbankan syariah dengan pengelolaan dana sosial keagamaan di Indonesia.
Ikuti DailyFX.ID
