DailyFX.ID — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang impresif sebesar Rp4,15 triliun pada semester I tahun 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 11,08% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).
Direktur Finance & Strategy BSI, Ade Cahyo Nugroho, menjelaskan bahwa salah satu pendorong utama di balik pertumbuhan laba ini adalah peningkatan pendapatan berbasis komisi atau fee based income. Pada semester I-2026, fee based income BSI melonjak sekitar 38,6% (yoy) hingga menembus angka lebih dari Rp4 triliun.
Peningkatan kontribusi pendapatan berbasis komisi ini menjadi sangat krusial, terutama dalam menghadapi kondisi likuiditas yang mengetat dan potensi persaingan yang menekan margin perbankan. “Di tengah situasi likuiditas yang ketat, persaingan likuiditas akan berdampak terhadap tertekannya margin perbankan. Sehingga kami beruntung dengan nasabah yang banyak serta produk-produk yang unik, baik syariah maupun produk emas BSI, bisa mendapatkan sumber revenue yang non-margin,” ujar Cahyo dalam konferensi pers pemaparan kinerja BSI semester I-2026, Jumat (21/8/2026).
Bisnis emas menjadi salah satu kontributor utama bagi pertumbuhan fee based income BSI. Pendapatan dari segmen bisnis emas tercatat tumbuh sekitar 92% (yoy) pada paruh pertama tahun 2026, didukung oleh produk gadai dan tabungan emas. Tidak hanya dari sisi pendapatan, bisnis emas BSI juga mencatat pertumbuhan pembiayaan yang signifikan.
Pembiayaan berbasis emas mencapai sekitar Rp30,4 triliun, dengan pertumbuhan sebesar 80,52% (yoy). Segmen ini menawarkan yield sekitar 12,4% dan berhasil menjaga rasio Non-Performing Financing (NPF) tetap rendah di angka 0,11%. “Jadi kombinasi antara yield yang baik dengan kualitas yang bisa kita jaga pada pembiayaan berbasis emas ini menjadi salah satu keunggulan dari BSI,” tambah Cahyo.
Selain bisnis emas, peningkatan transaksi digital melalui kanal elektronik BSI juga turut menopang pendapatan berbasis komisi. Peningkatan penggunaan BYOND by BSI seiring dengan pertumbuhan penggunaan aplikasi digital BSI berkontribusi pada peningkatan fee dari kanal elektronik.
Ikuti DailyFX.ID
