— JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus menyalurkan dukungan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut meliputi penyediaan layanan kesehatan, fasilitas trauma healing, air bersih, serta dukungan logistik di sejumlah wilayah yang terdampak.

Salah satu bentuk dukungan diwujudkan melalui Posko BNI Berbagi BUMN Peduli NTT yang berlokasi di Lapangan Berdikari, Danga, Mbay. Posko ini tidak hanya menyediakan layanan kesehatan dan fasilitas trauma healing, tetapi juga tenda pengungsian, air bersih, serta dukungan logistik bagi masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya BNI untuk merespons kebutuhan masyarakat secara bertahap seiring perkembangan kondisi pasca-bencana. “Bantuan akan terus kami salurkan secara bertahap dengan menyesuaikan perkembangan kebutuhan di lapangan. Melalui layanan kesehatan, trauma healing, serta dukungan kebutuhan dasar lainnya, kami berharap masyarakat terdampak dapat memperoleh dukungan yang dibutuhkan selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Fasilitas trauma healing secara khusus dihadirkan untuk mendukung pemulihan psikososial, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan. Fasilitas ini diharapkan dapat menyediakan ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat untuk mendapatkan pendampingan serta membantu memulihkan kondisi emosional setelah menghadapi bencana. Selain itu, BNI juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan, air bersih, dan stok kebutuhan pokok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.

Untuk menunjang pelayanan dan penanganan di lapangan, BNI juga menyediakan tenda di beberapa wilayah, termasuk Maumere, Kewapante, Ritapiret, Cibal, Ruteng, Borong, dan Mbay. Penempatan tenda disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lokasi, berfungsi untuk mendukung aktivitas fasilitas kesehatan, pelayanan masyarakat, serta menyediakan ruang perlindungan sementara bagi warga.

Sebelumnya, melalui program BNI Berbagi, bantuan kebutuhan dasar telah menjangkau Ende, Borong, Labuan Bajo, Maumere, dan Ruteng. Dukungan ini diberikan secara bertahap untuk membantu masyarakat dan pengungsi memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa tanggap darurat sekaligus mendukung proses pemulihan.

Okki menambahkan, BNI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan dukungan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Evaluasi berkala juga dilakukan untuk menentukan bentuk bantuan lanjutan seiring perkembangan situasi. “BNI bersama BUMN lainnya akan terus hadir dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait untuk memastikan dukungan dapat diberikan secara tepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak,” kata Okki.

Sebagai bagian dari ekosistem BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, BNI terus menjalankan peran sosialnya dalam mendukung masyarakat menghadapi kondisi darurat dan proses pemulihan pascabencana. Komitmen ini sejalan dengan semangat Swadharma Bhakti Nagara dalam perjalanan 80 tahun BNI untuk terus Melayani Sepenuh Hati dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta negara.