— DENPASAR – PT Bank Danamon Indonesia Tbk melalui Regional Bali sukses menggelar Danamon Matsuri 2026 pada 19-20 September 2026. Acara yang bertempat di Kantor Cabang Danamon Hayam Wuruk, Denpasar, Bali ini, mengusung tema ‘Bridging Japan and Bali Through Culture, Community & Opportunity’, memadukan pesona budaya Jepang dan Bali.

Perhelatan ini tidak hanya menampilkan pertunjukan budaya, tetapi juga merangkul kegiatan komunitas, partisipasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta elemen olahraga. Pembukaan acara dilakukan oleh Agus Indrawan, Regional Corporate Officer Danamon Bali-Nusa Tenggara.

Agus menjelaskan bahwa Danamon Matsuri 2026 dirancang sebagai wadah kolaboratif untuk mempertemukan masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha. “Kami berharap kegiatan ini dapat menghadirkan pengalaman yang berkesan sekaligus mendorong terciptanya koneksi dan kolaborasi yang memberi nilai tambah bagi seluruh peserta, terutama nasabah kami,” kata Agus dalam keterangan pers, Rabu (23/9/2026).

Salah satu rangkaian acara yang menonjolkan tradisi khas Bali adalah Lomba Gebogan. Agus menambahkan, “Melalui Danamon Matsuri 2026, kami ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan berbagai komunitas sekaligus mengapresiasi kekayaan budaya lokal. Tari Kecak menjadi simbol semangat kebersamaan dan kolaborasi yang juga sejalan dengan nilai yang kami bangun bersama para nasabah dan masyarakat.”

Dari sisi budaya Jepang, Danamon menghadirkan pertunjukan Taiko, sebuah seni musik drum tradisional Jepang yang diyakini mencerminkan semangat, disiplin, dan kebersamaan.

Selain ragam pertunjukan budaya, Danamon Matsuri juga menyelenggarakan Danamon Fun Run. Kegiatan olahraga ini bertujuan mengajak masyarakat untuk aktif bergerak sekaligus menjadi sarana interaksi dan membangun koneksi antaranggota komunitas.

“Danamon Fun Run menghadirkan aktivitas yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mempererat keterhubungan antaranggota masyarakat. Semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini sejalan dengan tujuan Danamon Matsuri 2026 untuk menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi komunitas dan masyarakat luas,” tutup Agus.