— JAKARTA – Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta negara tetangga, Malaysia dan Singapura, untuk tidak hanya menyampaikan protes terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan. DPR menilai kedua negara seharusnya turut berkontribusi dalam upaya pencegahan, mengingat adanya pengusaha dari kedua negara tersebut yang memiliki lahan perkebunan sawit di Indonesia.

Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, menyatakan bahwa Indonesia perlu memberikan penjelasan kepada negara-negara tetangga mengenai kompleksitas penanganan karhutla, termasuk luasnya wilayah yang harus ditangani. “Ya saya kira ya kita memberi penjelasan pemahaman ke negara tetangga, bahwa Indonesia agak rumit juga menanganinya karena luasnya wilayah,” ujarnya pada Jumat (21/8/2026).

Marwan menambahkan, Malaysia dan Singapura juga memiliki kepentingan usaha di sektor perkebunan sawit Indonesia. Oleh karena itu, kedua negara dinilai seharusnya ikut serta membantu upaya pencegahan karhutla. “Tapi perlu juga disadarkan bahwa Malaysia, Singapura juga punya kebun juga di Indonesia. Ya jangan memprotes, tapi ikut dong pencegahan. Dia buka sawit juga di sini, baik perusahaan maupun orang per orang,” tegasnya.

Menurut Marwan, Indonesia tetap terbuka untuk menerima bantuan dari Malaysia dan Singapura dalam penanganan karhutla. Namun, ia menekankan agar kedua negara tersebut juga melakukan introspeksi terkait keberadaan usaha perkebunan mereka yang dinilai memiliki kaitan dengan kondisi di lapangan. “Nah, jadi jangan asal protes dong. Nah, gitu kira-kira. Justru menurut kita, ya mereka punya peran juga dalam munculnya kebakaran hutan ini, gitu,” katanya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menjelaskan bahwa dari sisi kenegaraan, Indonesia dapat saja menyampaikan permintaan maaf dan membuka ruang untuk menerima bantuan dari negara tetangga. Namun, ia kembali menekankan pentingnya melihat kondisi dari aktivitas di lapangan. “Ya dari sisi kenegaraan kita boleh minta maaf, butuh bantuan. Tapi dari sisi perilaku di lapangan, mereka juga punya peran di situ,” pungkasnya.