EURUSD Mengalami Penurunan Drastis

EUR/USD memulai minggu perdana kalinya dengan mengalami penurunan ke posisi paling rendah harian pada angka 1.2069 di saat penulisan sesudah terbeban beberapa rumor yang tampil ke atas.

Euro sudah dipengaruhi secara negatif oleh kendala yang ditemui penyeluncuran vaksinasi Eropa, di saat benua Eropa menanggung derita rekor jumlah luka dan kematian karena pandemi.

Ini dari sisi harapan ekonomi yang kurang kuat bahkan juga dengan timbulnya vaksin, khususnya harapan yang diterima dari ekonomi paling besar di zone euro.

Awalnya pasar nampaknya tidak begitu memerhatikan penangguhan pengangkutan vaksin ke negara anggota UE selama ini.

Dengan begitu, performa ekuitas yang buruk sudah terbatasi dan tanda pasar yang lain tidak memperlihatkan jika pasar memprediksi resiko yang tinggi sekali dari UE yang ketinggalan ada di belakang kawan-kawan dalam periode panjang.

Salah satunya argumennya ialah selama ini sudah ada perbincangan terbatas antara pemerintahan nasional jika Komisi Eropa harus dituding atas penangguhan yang batasi resiko skeptisisme euro yang bertambah dalam periode pendek.

Di hari Jumat, UE menyepakati vaksin AstraZeneca untuk orang dewasa berumur +18 tahun terhitung +65 tahun walau tidak ada data dan perusahaan saat ini sudah sepakat untuk mengirim 40 juta jumlah ke UE di sini pada Kuartal 1, walau ini masih pada 1/2 dari jumlahnya loyalitas awalnya AstraZeneca pada Kuartal 1.

Pada hari Jumat, Johnson dan Johnson melaunching hasil babak 3 sesaat yang memperlihatkan kemanjuran tinggi khususnya di AS.

Austria dan Jerman sudah umumkan jika mereka akan memberi kontribusi klinis ke Portugal sebab negara itu sedang berusaha dengan kenaikan kasus virus corona.

Terkait dengan hal itu, Peluangelir Austria Sebastian Curtis menjelaskan jika negara di Pegunungan Alpen itu akan terima pasien perawatan intens dari Portugal, tanpa mengatakan nomornya.

Saat itu, tentara Jerman punya niat mengirim kontribusi klinis dan dokter ke Portugal dalam sekian hari kedepan.

Angin Segar Pasangan EUR/USD

Euro kemungkinan memperoleh kembali kemampuannya pada Dollar AS dalam beberapa minggu kedepan, sebab data ekonomi yang lebih bagus dari prediksi memperlihatkan jika imbas gelombang ke-2 dari virus corona baru tidak bikin rugi sama seperti yang dirasakan perdana di bulan Maret.

Data PDB kuartal ke-4 dari Prancis, Jerman, dan Spanyol memperlihatkan jika ekonomi blok perdagangan itu kemungkinan sudah melalui badai lebih bagus dibanding prediksi sebelumnya.

Beberapa angka awalnya memperlihatkan jika ekonomi Spanyol tumbuh sebesar 0,4% est -1,5%, sedang ekonomi Jerman dan Prancis alami kontraksi kurang dari prediksi kesepakatan yang diprediksikan.

Leave a Comment

Copyright © 2021. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.