DailyFX.ID — JAKARTA – Gelora Bung Karno (GBK) kini berusia 64 tahun dan menunjukkan perkembangan signifikan. Pusat Pengelolaan Kawasan Gelora Bung Karno (PPKGBK) terus mendorong GBK bertransformasi dari sekadar kompleks olahraga menjadi destinasi multifungsi yang mengintegrasikan olahraga, hiburan, MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), ruang publik, serta aset negara yang kian produktif.
Direktur Utama PPKGBK Rakhmadi A Kusumo menyatakan bahwa pengamanan aset merupakan bagian krusial dari transformasi pengelolaan GBK. Setelah aset kembali dikuasai negara, prioritas utama adalah memastikan aset tersebut dikelola secara produktif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan negara.
“Ini merupakan hasil kerja bersama. Amanah berikutnya adalah memastikan aset yang telah kembali dapat dikelola dengan baik, produktif, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan negara,” ujar Rakhmadi dalam keterangan pers pada Sabtu (26/9/2026).
Peningkatan produktivitas kawasan GBK terlihat jelas dari pertumbuhan pendapatan PPKGBK yang impresif. Pendapatan tercatat meningkat dari Rp 415 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp 566 miliar pada tahun 2024, dan mencapai Rp 812 miliar berdasarkan laporan audited tahun 2025.
Sebagai Badan Layanan Umum, peningkatan kinerja ini diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik, menjaga dan mengembangkan aset, serta meningkatkan penerimaan dan manfaat ekonomi bagi negara sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Kami ingin aset negara semakin produktif. Peningkatan pendapatan harus berjalan bersama dengan peningkatan kualitas fasilitas, pelayanan publik, pemeliharaan kawasan, dan manfaat ekonomi yang lebih luas,” tambah Rakhmadi.
Transformasi tersebut juga terefleksi pada keragaman aktivitas yang kini diselenggarakan di kawasan GBK. Stadion Utama GBK, Indonesia Arena, Istora Senayan, Tennis Indoor, Stadion Madya, JICC, serta berbagai ruang publik telah menjadi venue untuk berbagai kegiatan, mulai dari pertandingan olahraga, konser musik, MICE, pameran, festival, kegiatan komunitas, hingga hiburan keluarga.
Sepanjang tahun 2026, Stadion Utama GBK menjadi tuan rumah berbagai agenda sepak bola nasional dan internasional. Sementara itu, Indonesia Arena terus mengukuhkan posisinya sebagai arena olahraga dan hiburan indoor terkemuka.
Agenda Besar di Akhir 2026
Menjelang akhir tahun 2026, Indonesia Arena dijadwalkan akan menggelar acara Hot Wheels Monster Trucks Live. Selain itu, GBK juga tengah mempersiapkan sejumlah agenda besar lainnya, termasuk rencana konser internasional yang dikabarkan akan menghadirkan musisi ternama seperti YE dan BTS.
“Kepercayaan untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan nasional dan internasional menunjukkan bahwa GBK semakin berkembang sebagai sebuah sports and entertainment district. Dampaknya juga harus dirasakan lebih luas oleh industri event, UMKM, hotel, transportasi, industri kreatif, tenaga kerja, dan perekonomian Jakarta,” jelas Rakhmadi.
Memasuki usianya yang ke-64, PPKGBK berkomitmen untuk melanjutkan transformasi melalui pengamanan dan optimalisasi aset, peningkatan kualitas pelayanan, pengembangan teknologi, peningkatan konektivitas, serta penguatan ekosistem olahraga, hiburan, dan MICE.
PPKGBK juga sedang menjajaki komunikasi dengan pemerintah daerah dan pengelola pusat komersial untuk meningkatkan konektivitas pejalan kaki di kawasan Senayan. Salah satu konsep yang dibahas adalah konektivitas bawah tanah yang diharapkan dapat menghubungkan berbagai pusat aktivitas secara lebih efisien.
“Memasuki usia ke-64, arah kami jelas: menjaga amanah negara, meningkatkan nilai aset, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan membawa nama Indonesia semakin dikenal di dunia,” tutup Rakhmadi.
Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama, menambahkan bahwa GBK hingga kini tetap menjadi salah satu kebanggaan bangsa dan negara.
“Pengelolaan aset yang baik tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga memberikan manfaat optimal bagi masyarakat untuk berolahraga, menyelenggarakan event yang bervariasi, serta melayani seluruh stakeholder dengan baik. Saya berharap pengelolaan GBK terus ditingkatkan tanpa batas optimal untuk mencapai hasil yang selalu lebih baik,” pungkas Setya Utama.
Ikuti DailyFX.ID
