GBP/USD: Ancaman Nyata Dari Brexit

Pasangan GBPUSD saat ini sedang berusaha untuk bergerak naik setelah dalam perdagangan tiga hari kemarin mendapatkan hambatan untuk menuju level resistance. Akan tetapi hingga hari ini performa pasangan tersebut jauh dari kata cukup untuk memenuhi target tersebut.

Tentunya kita masih menunggu apa yang akan terjadi dalam perdagagan besuk Jumat melihat data dari NFP serta jumlah pengangguran AS, harapan itu masih terbayang-bayangi banyaknya tekanan pada Pound.

Usaha GBPUSD saat ini masih diselimuti kekhawatiran tidak berhasilnya negosiasi Inggris dengan UE. Dari catatan pekan ini jumlah kenaikan pasangan tersebut tidak mampu beranjak dari 1.2930 setelah berulang kali melakukan uji coba.

Sepertinya kekuatan untuk beranjak dari level saat ini masih sangat sulit, stabilitas menjadi alasan utama terhadap mata uang sterling. Beberapa investor masih menunggu agar mampu memberikan perubahan terhadap keseimbangan Brexit.

Michael Gove sedang berunding terkait perdagangan pasca brexit bersamaan target dari keduanya segera memiliki perjanjian perdagangan. Alasan dalam meengambil langkah ini setelah UE diklaim telah menuntut Inggris yang tidak memperhatikan garis merah sebagai syarat perdagangan akan dimulai.

Melihat kondisi ini pasangan tersebut berjuang untuk penguatannya dalam waktu dekat ini dengan dukungan dari laporan The Times jika pembicaraan sudah mengarah lebih baik.

Kesediaan Brussel menyesaikan teks hukum serta mengabaikan keduanya agar segera tercapai kesepakatan yang lebih luas. Dengan pertimbangan dari penasihat pemerintah semakin terbuka terhadap beberapa ide pada saat penerapan dan memperpanjang status quo tahun depan.

Dalam kata lain,  pemerintah kemungkinan tidak akan melawan ekstensi waktu peralihan sama seperti yang sudah dikerjakan.

Mungkin saja hampir menyerah dalam perbincangan perdagangan mengenai Brexit. Oleh karenanya, hasil semacam itu bisa memaksakan semakin banyak investor untuk tinggalkan taruhan bearish sebelumnya pada pound.

Pada umumnya, beberapa investor berlaku skeptis mengenai kestabilan pound yang mendadak, mengingat jumlahnya keinginan palsu pada saat negosiasi Brexit serta ketidaksamaan politik yang ada selama ini di antara kedua pihak tentang akses ke wilayah penangkapan ikan Inggris.

Ini adalah penambahan dari keputusan polemis mengenai bantuan negara. Masalah politik di ke-2 pihak mengisyaratkan jika kesepakatan perdagangan memerlukan batasan minimal beruapa bentuk penuntasan untuk  kedua-duanya.

Terdapat beberapa risiko ketika mengawasi laju pound, termasuk juga pemerintah Inggris yang semakin cepat dalam penerapan limitasi berkaitan dengan Coronavirus, beberapa analis menduga mata uang Inggris masuk pada titik gawat.

Dari Sudut Teknikal GBP/USD Hari Ini

Trend bullish pasangan GBP/USD belum juga terealisasikan bila pasangan tersebut tidak dapat bergerak di atas posisi 1.3000. secara teknikal harian 1.2930 masih lumayan kuat unuk meredam gangguan yang datang.

Namun apabilan GBP/USD pada akhirnya menyerah karena itu reversal akan menurun serta mempunyai potensi ke arah 1.2800.

Leave a Comment

Copyright © 2020. All Rights Reserved. DailyFX.ID
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. DailyFX.ID tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.