DailyFX.ID — JAKARTA – PT Semen Indonesia Tbk (SIG/SMGR) kembali mendapatkan pengakuan atas implementasi praktik tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG). Penerapan prinsip GCG dinilai krusial dalam menjaga ketahanan perusahaan di tengah dinamika industri dan ekonomi.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, menjelaskan bahwa prinsip keberlanjutan dalam kerangka ESG merupakan elemen penting yang tak terpisahkan dari operasi bisnis SIG, khususnya pada pilar governance atau tata kelola. SIG secara konsisten menjalankan operasi bisnis berlandaskan lima prinsip GCG: transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran.
“SIG menerapkan praktik GCG di setiap tahapan kegiatan operasi sehingga lebih tahan banting atau resilien menghadapi tantangan industri dan situasi ekonomi yang dinamis. Ini dibuktikan dengan kemampuan Perusahaan mencatatkan pertumbuhan kinerja dan menjaga profitabilitas di tengah situasi overcapacity yang membuat persaingan bisnis di industri semen semakin ketat,” kata Indrieffouny Indra, dalam keterangan resmi, Minggu (20/9/2026).
Untuk memastikan praktik GCG terimplementasi dengan baik, SIG membentuk Komite Keberlanjutan sejak tahun 2021. Komite ini bertugas mendukung pencapaian dan pengelolaan kinerja keberlanjutan perusahaan secara terstruktur dan terintegrasi, serta memantau pelaksanaan agenda keberlanjutan dan pencapaian target dalam SIG Sustainability Roadmap 2030.
Selain itu, SIG memiliki kerangka Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD) yang memadai. Kerangka ini mendukung identifikasi, pengelolaan, dan mitigasi risiko serta peluang terkait perubahan iklim, sekaligus memperkuat tata kelola dan transparansi perusahaan dalam menghadapi tantangan tersebut.
SIG secara konsisten melakukan pengukuran kualitas GCG melalui penilaian dan evaluasi tingkat pemenuhan kriteria yang mengacu pada ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan peraturan terkait lainnya.
Indra mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, SIG berhasil memperoleh skor GCG sebesar 102,67 dengan predikat ”Leadership in Corporate Governance”. Perusahaan juga meraih penghargaan sebagai Best State-Owned Enterprise dalam penilaian yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD).
Lebih lanjut, SIG meraih penghargaan Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026 kategori Tata Kelola sektor Material Konstruksi. Penghargaan ini diberikan karena SIG dinilai menunjukkan kinerja dan inisiatif unggul dalam penerapan pilar Tata Kelola dari aspek environmental, social, and governance (ESG). Penilaian dilakukan melalui metode ESG scoring yang mengacu pada informasi dan dokumen terkait ESG yang dipublikasikan perusahaan, mencakup aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola, serta implementasi praktik keberlanjutan.
Ikuti DailyFX.ID
