— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada sejam pertama perdagangan, Kamis (27/8/2026). IHSG tercatat naik tipis 19,86 poin atau 0,31% ke level 6.425,55, dengan rentang pergerakan antara 6.376 hingga 6.443.

Pergerakan pasar saham domestik ini berlangsung di tengah perhatian pasar terhadap rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar di kawasan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat. Sejumlah massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dilaporkan mulai berdatangan menjelang aksi tersebut.

Meskipun IHSG mengalami fluktuasi, terdapat lima saham yang berhasil melesat dan memimpin daftar top gainers. Tiga di antaranya bahkan mencapai batas auto rejection atas (ARA), menunjukkan lonjakan harga yang signifikan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 9,59 miliar lembar saham telah diperdagangkan dalam sejam perdagangan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 3,52 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 629.205 kali.

Secara keseluruhan, 370 saham tercatat mengalami kenaikan, sementara 206 saham diperdagangkan menurun, dan 197 saham lainnya stagnan. Saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 terpantau menguat tipis sebesar 0,06%.

Di pasar Asia, mayoritas indeks saham mengalami pelemahan pada periode yang sama. Nikkei (Jepang) turun 0,15%, Hang Seng (Hong Kong) melemah 0,57%, dan Straits Times (Singapura) terkoreksi 0,69%. Hanya indeks Shanghai (China) yang mencatat kenaikan 0,4%.

Saham Top Gainers

Sementara itu, lima saham berhasil mencuri perhatian dengan lonjakan harga yang impresif, memimpin daftar top gainers. Kenaikan harga saham-saham ini berkisar antara 17% hingga 25%.

Tiga saham yang berhasil menyentuh batas auto rejection atas (ARA) adalah PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) yang melonjak 25% ke harga Rp 775, PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) yang melesat 24,68% ke Rp 960, dan PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) yang menguat 19,49% ke level Rp 8.125.

Dua saham lainnya yang juga masuk dalam daftar top gainers adalah PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) dengan kenaikan 21,11% ke Rp 218, dan PT Mitra Investindo Tbk (MITI) yang menguat 17,27% ke Rp 258.

Sebaliknya, lima saham tercatat mengalami pelemahan tajam hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB). Saham-saham tersebut berada di puncak daftar top losers, meliputi PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) yang ambles 14,93% ke Rp 228, dan PT Ingria Pramata Capitalindo Tbk (GRIA) yang turun 14,73% ke Rp 191.