DailyFX.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan signifikan sebesar 80,68 poin atau 1,26%, ditutup pada level 6.482,57 pada akhir sesi I perdagangan Selasa (18/8/2026). Sepanjang sesi, indeks bergerak dalam rentang 6.448 hingga 6.490.
Perdagangan sesi I hari ini melibatkan 19,97 miliar lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 8,17 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.329.123 transaksi. Sebanyak 397 saham mengalami kenaikan, sementara 218 saham melemah, dan 178 saham lainnya stagnan.
Saham-saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 turut mencatat penguatan sebesar 0,72%.
Hampir seluruh sektor saham menunjukkan tren positif pada sesi I. Sektor energi memimpin penguatan dengan lonjakan 2,57%, diikuti oleh sektor infrastruktur sebesar 1,73%, sektor barang baku 1,39%, sektor barang konsumsi primer 1,06%, dan sektor transportasi 1%. Sektor properti mengalami pelemahan 0,64% dan sektor keuangan 0,14%.
Pergerakan IHSG ini berbanding terbalik dengan indeks saham Asia yang mayoritas ditutup melemah pada sesi yang sama. Hang Seng (Hong Kong) turun 0,66%, Shanghai (China) melemah 0,47%, Nikkei (Jepang) anjlok 2,12%, dan Straits Times (Singapura) ambles 1,25%.
Saham Capai Batas Atas Auto Rejection
Dalam perdagangan sesi I, sebanyak empat saham berhasil melonjak hingga mencapai batas atas auto rejection (ARA) dan masuk dalam daftar saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers). Harga saham-saham ini dilaporkan melonjak di atas 19%.
Keempat saham yang mencapai ARA adalah PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) yang terbang 24,88% ke harga Rp 2.510, dan PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) yang melonjak 24,58% ke harga Rp 1.495.
Selain itu, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melesat 19,97% menjadi Rp 17.275, dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) menguat 19,93% ke harga Rp 9.175.
Sebaliknya, saham PT Tanscoal Pacific Tbk (TCPI) dan PT Bersama Menuju Puncak Tbk (BAIK) tercatat sebagai saham dengan pelemahan terdalam (top losers). Keduanya ambruk hingga menyentuh batas bawah auto rejection (ARB). Harga saham TCPI anjlok 15% menjadi Rp 3.060, sementara BAIK ambles 14,87% ke harga Rp 332.
Ikuti DailyFX.ID
