— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan pada sejam pertama perdagangan Kamis (13/8/2026), anjlok 82,8 poin atau 1,3% ke level 6.291,04, meskipun sempat dibuka menguat. Pergerakan IHSG hari ini berada dalam rentang 6.287 hingga 6.390.

Di tengah pelemahan IHSG tersebut, sejumlah saham justru menunjukkan tren berlawanan dan memimpin daftar saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers). Tiga di antaranya bahkan menyentuh batas maksimal auto rejection atas (ARA).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), tercatat sebanyak 10,89 miliar lembar saham telah diperdagangkan dalam sejam perdagangan. Nilai transaksi mencapai Rp 5,15 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 765.216 kali transaksi.

Secara keseluruhan, terdapat 156 saham yang mengalami kenaikan, sementara 416 saham diperdagangkan menurun, dan 203 saham lainnya stagnan. Saham-saham berkapitalisasi besar yang tergabung dalam indeks LQ45 juga terpantau ambles sebesar 1,47%.

Sementara itu, mayoritas indeks saham di Asia pada sejam perdagangan IHSG justru menunjukkan penguatan. Hang Seng (Hong Kong) menguat 0,04%, Shanghai (China) naik 0,4%, dan Nikkei (Jepang) melonjak 1,61%. Namun, Straits Times (Singapura) tercatat jatuh 0,84%.

Saham-Saham Top Gainers

Di tengah pelemahan IHSG, beberapa saham berhasil melawan arus dan memimpin daftar saham dengan kenaikan tertinggi. Harga saham-saham ini melonjak antara 14% hingga 25%.

Tiga saham yang mencapai batas auto rejection atas (ARA) adalah PT Ekadharma International Tbk (EKAD) yang melonjak 25% ke Rp 300, PT Yanaprima Hartapersada Tbk (YPAS) yang melejit 24,68% menjadi Rp 960, dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) yang melesat 24,27% menjadi Rp 1.280.

Saham top gainers lainnya termasuk PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) yang menanjak 21,62% ke Rp 90, serta PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) yang meningkat 14,39% ke Rp 151.

Saham Top Losers

Sebaliknya, saham PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) ambles hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) dan menempati posisi teratas dalam daftar saham dengan penurunan tertinggi (top losers). Harga saham DART anjlok 14,95% menjadi Rp 182.

Saham-saham lain yang masuk daftar top losers antara lain PT Calculus Global Ventures Tbk (STAR) yang ambles 10,95% ke Rp 374, PT Bhunwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) anjlok 8,11% ke Rp 68, PT MD Entertainment Tbk (FILM) jatuh 7,84% ke Rp 940, dan PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA) terpangkas 7,75% ke Rp 655.