DailyFX.ID — JAKARTA – Investor asing mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) senilai Rp 326,9 miliar pada perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 12 Agustus 2026. Namun, di tengah tren positif tersebut, asing justru melakukan aksi jual terhadap dua saham unggulan, yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).
Berdasarkan data yang dirilis Stockbit Sekuritas, asing mencatatkan net sell saham BMRI sebesar Rp 118,3 miliar pada sesi I, dihitung berdasarkan harga rata-rata. Volume transaksi saham perbankan ini mencapai 28,8 juta saham.
Aksi jual di pasar reguler ini terjadi bersamaan dengan pelemahan harga saham BMRI. Hingga berita ini ditayangkan, saham BMRI terkoreksi 0,24% ke level Rp 4.110. Dalam sebulan terakhir, BMRI tercatat menguat 0,74%, namun secara year-to-date (ytd), sahamnya masih terkoreksi 19,4%.
Data Bursa Efek Indonesia (IDX) menunjukkan total transaksi saham BMRI mencapai 77,9 juta lembar dengan frekuensi 18.271 kali, menghasilkan nilai transaksi Rp 320,3 miliar. Pelemahan ini melanjutkan tren net sell asing pada saham BMRI yang juga terjadi pada perdagangan Selasa, 11 Agustus 2026, dengan nilai Rp 169,2 miliar.
Tidak hanya BMRI, asing juga mencatatkan net sell saham TLKM senilai Rp 65,9 miliar pada sesi I, berdasarkan harga rata-rata. Volume saham telekomunikasi ini yang dijual asing sebanyak 25,4 juta lembar.
Pelemahan harga saham TLKM juga menyertai aksi jual asing tersebut. Hingga berita ini ditayangkan, saham TLKM turun 1,15% ke level Rp 2.580. Dalam sebulan terakhir, TLKM menunjukkan penguatan 4,03%, namun secara year-to-date (ytd), sahamnya masih melemah 25,8%.
Data IDX mencatat, total transaksi saham TLKM mencapai 63,2 juta lembar dengan frekuensi 12.800 kali, dan nilai transaksi Rp 163,8 miliar. Tren net sell asing pada saham TLKM ini juga berlanjut dari hari sebelumnya, Selasa (11/8/2026), yang tercatat sebesar Rp 15,9 miliar.
Ikuti DailyFX.ID
