DailyFX.ID — PT GMF Aero Asia Tbk (GMFI) membukukan kinerja keuangan yang impresif pada paruh pertama 2026. Laba bersih perusahaan melonjak 23% menjadi US$10,8 juta, didorong oleh pertumbuhan pendapatan yang signifikan sebesar 51% menjadi US$270,3 juta.
Peningkatan kinerja ini, ditambah dengan agenda kuasi reorganisasi yang telah disetujui, dinilai berpotensi mendorong kenaikan harga saham GMFI. Berdasarkan analisis BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), segmen engine maintenance menjadi kontributor utama pertumbuhan pendapatan, melonjak hingga 180% menjadi US$89,5 juta.
Laba usaha perseroan juga mencatat pertumbuhan sebesar 81% menjadi US$27,8 juta. Meskipun laba bersih berada di bawah laba usaha akibat pelebaran beban sebelum EBIT, kinerja keseluruhan tetap solid.
Pendapatan yang diraih pada semester I-2026 telah mencapai 50% dari proyeksi BRIDS untuk keseluruhan tahun 2026. Laba bersih diperkirakan akan sejalan dengan faktor musiman.
BRIDS menyoroti prospek positif pasar maintenance, repair, and overhaul (MRO) pesawat global yang diperkirakan mencapai US$140 miliar pada 2026 dan tumbuh 3,3% per tahun hingga 2036. Segmen engine maintenance diproyeksikan menyumbang porsi permintaan domestik terbesar, yaitu 48%. “Ini sentimen positif bagi GMFI,” tulis BRIDS.
Prospek Saham GMFI
GMFI merupakan satu-satunya perusahaan MRO domestik yang memiliki sertifikasi FAA, EASA, DGCA, dan CASA di Indonesia. Agenda kuasi-reorganisasi yang disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) diharapkan dapat menghapus akumulasi kerugian perusahaan dan membuka jalan untuk pembayaran dividen di masa depan.
BRIDS merekomendasikan ‘buy’ saham GMFI dengan target harga Rp88, mencerminkan potensi kenaikan 57% dari harga saat catatan dibuat, yaitu Rp56. Target harga ini didasarkan pada asumsi Weighted Average Cost of Capital (WACC) sebesar 9,6%.
Saat ini, saham GMFI diperdagangkan dengan rasio P/E (Price to Earnings) 10,2 kali dan EV/EBITDA 8,1 kali untuk tahun 2026. Angka ini dianggap diskon besar dibandingkan perusahaan sejenis secara global. BRIDS memproyeksikan laba bersih GMFI pada 2026 sebesar US$38,4 juta, dengan pertumbuhan 13% dan CAGR 24% hingga 2028.
Ikuti DailyFX.ID
