DailyFX.ID — JAKARTA – PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) mengumumkan penguatan strategi bisnis di sektor teknologi AI melalui anak usahanya, PT Folago Artificial Intelligence Commerce (FAIC). Langkah ini merupakan kelanjutan dari perkembangan unit bisnis Artificial Intelligence Generated Content (AIGC) yang sudah berjalan.
FAIC akan mengembangkan produksi film, micro drama, dan commerce dengan memanfaatkan teknologi AI. Direktur Utama IRSX, Subioto Jingga, menegaskan bahwa Folago akan memperluas dan mempercepat kapasitas produksi kontennya di segmen AI Commerce, termasuk AI TVC dan AI Live Streaming. Selain itu, pengembangan solusi AIGC juga difokuskan untuk mendukung ekosistem online commerce.
Fokus khusus diberikan untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat mengakses teknologi produksi konten berbasis AI dengan lebih terjangkau dan efisien. Upaya ini menjadi bagian dari strategi IRSX untuk memperkuat posisinya sebagai pemain terintegrasi di persimpangan industri AI, Media Commerce, dan Entertainment di Indonesia.
Melalui penggunaan model video generation terdepan seperti Dreamina Seedance 2.5, FAIC mendapatkan fleksibilitas untuk memperkaya proses kreatif dan memperluas kemungkinan produksi konten. AI model ini berfungsi sebagai enabler yang mempercepat eksekusi ide, memungkinkan tim kreatif untuk lebih eksploratif dalam menghasilkan konten berkualitas sesuai kebutuhan output. Hal ini pada akhirnya akan membantu Folago mempercepat pencapaian tujuannya sebagai pemain AI terkemuka di Indonesia.
Dreamina Seedance 2.5 merupakan model AI video generation generasi terbaru, penerus Dreamina Seedance 2.0. Keunggulan utamanya adalah kemampuan menghasilkan video berdurasi hingga 30 detik dalam satu kali proses, dua kali lipat dari versi sebelumnya. Ini menghasilkan scene yang lebih utuh dan tidak memerlukan penyambungan dari klip-klip pendek. Model ini juga mendukung hingga 50 referensi, seperti gambar dan video, untuk kontrol yang lebih presisi terhadap karakter, gaya, dan gerakan.
Dari sisi positioning pasar, industri AI video generation global tercatat mengalami pertumbuhan pesat dan diproyeksikan terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang. Eksposur IRSX pada segmen ini melalui FAIC menempatkan perusahaan pada kurva pertumbuhan sektor yang secara historis mendapat premium valuasi lebih tinggi dibanding perusahaan media konvensional. Hal ini terutama jika didukung oleh angka adopsi UMKM yang terukur ke depannya, dan berpotensi memposisikan IRSX sebagai pemain utama produksi konten berbasis AI di Indonesia.
“Bahwa kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan bisnis FAIC. Penggunaan teknologi AI video-generation model akan memperkuat kapasitas produksi kami di segmen AI Micro Drama, AI Movie, dan AI Music, sekaligus mempertegas posisi Folago sebagai pemain terintegrasi di industri AI, Media Commerce, dan Entertainment Indonesia,” ujar Subioto Jingga dalam keterangannya.
Kemitraan strategis melalui FAIC ini tidak berdiri sendiri. Kapabilitas AIGC yang dibangun berpotensi menjadi enabler lintas lini bisnis dalam ekosistem Folago, mulai dari social commerce hingga live entertainment. Langkah ini menjadi fondasi pertumbuhan yang saling menguatkan bagi grup secara keseluruhan.
Ikuti DailyFX.ID
